Aplikasi Hallo Stroke Hadir di SulutGo, Permudah Pasien Mendapat Pelayanan Cepat

Dialog terkait penyakit stroke usia peluncuran aplikasi Hallo Stroke di Atrium Mantos 3 Manado, Jumat (22/05/2026). (foto: donny/npm)

NPM, Manado – Launching aplikasi HALLO STROKE digelar di Mantos 3 Jalan Boulevard, Jumat (22/05/2026). Aplikasi berbasis Website ini bisa diakses pasien maupun masyarakat umum.

“Dalam aplikasi itu banyak informasi dan layanan yang dibutuhkan pasien maupun masyarakat,” kata salah seorang peneliti dari Unsrat Manado, dr. Arthur Hendrik Philips Mawuntu, Sp.N(K) di sela peluncuran aplikasi.

Kelebihan adanya aplikasi Hallo Stroke ketika pasien membutuhkan penanganan cepat, akan diarahkan ke rumah sakit terdekat.

Aplikasi Hallo Stroke merupakan proyek penelitian bersama antara Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado (FK Unsrat), Monash University Australia, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG), Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI).

Kemudian Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki).

Gabungan penelitian dinamakan Community-Assisted Ecosystem Framework (CAEF) for Disabled Stroke Survivors.

Proyek penelitian ini didukung oleh KONEKSI. Di mana, KONEKSI Adalah inisiatif riset kolaboratif yang didukung pemerintah Indonesia dan Australia guna mendukung kemitraan penelitian yang setara.

Dalam konteks ini, di bidang transformasi digital: Pelayanan kesehatan, makanan, serta efisiensi energi.

“Kegiatan penelitian telah berlangsung sejak tahun 2024 dan akan berakhir pada tahun 2026,” terang Mawuntu.

CAEF adalah penelitian kesehatan yang mengeksplorasi kebutuhan pasien-pasien stroke lalu membuat suatu sistem pendukung kesehatan digital dan pendukung kesehatan lain yang paling sesuai untuk mereka.

“Penelitian ini berlangsung di Sulawesi Utara dan Gorontalo dengan melibatkan pasien stroke,” sebutnya.

Aplikasi HALLO STROKE yang diluncurkan ini adalah salah satu keluaran penelitian CAEF yang dirancang bersama dengan para pasien stroke dan pemangku kepentingan lain selama satu tahun.

Pada uji coba terakhir di Manado dan Gorontalo, aplikasi HALLO STROKE telah mencapai skor System Usability Scale (SUS) >70.

“Ini berarti aplikasi HALLO STROKE sudah siap diluncurkan,” tambahnya.

dr Arthur Mawuntu berharap, aplikasi ini akan terus dikembangkan dan membantu masyarakat di Sulawesi Utara dan Gorontalo bahkan seluruh Indonesia.

Tim Peneliti CAEF:
1. Prof. Narelle Warren, PhD.
2. Prof. Juliana Sutanto, PhD.
3. Prof. Sharyn Graham Davies, PhD.
4. dr. Arthur Hendrik Philips Mawuntu, Sp.N(K).
5. dr. Melke J. Tumboimbela, Sp.N(K).
6. dr. Poppy Andita Wulandari, Sp.N.
7. Prof. Dr. Putu Wuri Handayani, S.Kom, MSc
8. Yulisna Mutia Sari, SSt.FT, MSc, PhD.
9. Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf, Sp.N(K)
10. dr. Adre Mayza, Sp.N(K)
11. Erlin Erlina, SIT, MA, PhD.
12. Kamila Alifia Imanuddin, S.Kom. MTI
13. Lidia Gaghiwu, S.Kep, M.Kes
14. Heraldo Arman, S.Kom
15. Sulthan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *