Minsel  

Bupati FDW Tegaskan Dana Desa Harus Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Rakyat

Bupati Franky Donny Wongkar SH, dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Kabupaten Minahasa Selatan. (ist)

NPM, Amurang – Bupati Kabupaten Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar SH, menghadiri sekaligus menutup secara resmi Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Kabupaten Minahasa Selatan, yang dilaksanakan di Villa Sutan Raja, Senin (25/5/2026).

Bupati Franky Donny Wongkar SH, dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Kabupaten Minahasa Selatan (ist)

Kegiatan tersebut menjadi agenda strategis Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa, khususnya terkait akuntabilitas pengelolaan dana desa dan penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Dalam sambutannya, Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan bahwa dana desa merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan dari tingkat desa. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara disiplin, transparan, dan akuntabel agar benar-benar memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pengelolaan dana desa tidak boleh hanya berorientasi pada administrasi semata, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujar FDW.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga terus memperkuat pengawasan pengelolaan dana desa melalui kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan lewat implementasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Program tersebut menjadi bentuk pendampingan, edukasi hukum, serta monitoring tata kelola keuangan dan aset desa.
Selain fokus pada pembangunan desa, pemanfaatan dana desa juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih dan optimalisasi peran BUMDes.

Koperasi diharapkan mampu menjadi wadah ekonomi produktif yang mendukung distribusi hasil produksi masyarakat, akses permodalan, penguatan UMKM, hingga membuka lapangan kerja berbasis potensi lokal desa. Dengan sinergi tersebut, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi desa yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda, Drs. Benny V. J. Lumingkewas yang juga selaku Plt Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs. Efer Poluakan, Inspektur Fransye Hendra Pandeynuwu, S.E., M.M., CGCAE., para camat, jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, para hukum tua, serta perangkat desa se-Kabupaten Minahasa Selatan. (bds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *