NPM, Manado – Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr Femmy J Suluh MSi menghadiri Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri dan Swasta se-Sulawesi Utara yang digelar di Aula SMK Negeri 2 Manado, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi program, dan menyusun langkah peningkatan mutu pendidikan vokasi di Sulawesi Utara.
Dalam kegiatan tersebut, Femmy Suluh didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMK Join Entiman SS serta Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Bravo Turangan ST.
Turut hadir jajaran Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara bersama seluruh kepala SMK negeri dan swasta se-Sulawesi Utara.
Femmy Suluh menegaskan bahwa MKKS merupakan agenda rutin yang memiliki peran penting dalam menyelaraskan program pendidikan vokasi di tingkat satuan pendidikan dengan kebijakan pemerintah daerah.
“MKKS ini merupakan agenda rutin untuk membahas program dan kegiatan strategis serta mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya. Forum ini menjadi sarana memperkuat koordinasi dan sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi di Sulawesi Utara,” ujar Femmy dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMK Join Entiman SS mengatakan MKKS menjadi wadah bagi seluruh kepala SMK negeri dan swasta di Sulawesi Utara untuk menyamakan persepsi serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengembangan pendidikan vokasi.
Menurutnya, forum tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi kepala sekolah, memperkuat tata kelola pendidikan, serta menyelaraskan program sekolah dengan kebijakan Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara.
Ia menambahkan, upaya tersebut sejalan dengan komitmen Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan vokasi.
“Melalui forum ini disepakati bahwa pendidikan vokasi di Sulawesi Utara harus mampu menciptakan lulusan yang siap pakai dan siap kerja. Peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi yang paling utama adalah peningkatan kualitas dan kompetensi peserta didik agar mampu menghadapi tantangan dunia usaha dan dunia industri,” kata Join Entiman.
Melalui pelaksanaan MKKS ini, Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara bersama seluruh SMK negeri dan swasta diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam menjalankan program peningkatan mutu pendidikan vokasi.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri serta berdaya saing di tingkat regional maupun nasional. (dio)













