NPM, Amurang – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H., bersama Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., mendampingi kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Desa Wisata Kapitu, Kecamatan Amurang Barat, Jumat (31/7/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan perkembangan ekowisata sekaligus memastikan kesiapan Desa Wisata Kapitu menyambut kunjungan kerja Menteri Pariwisata Republik Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, atas dukungan dan sinergi dalam pengembangan sektor pariwisata daerah. Menurut Bupati Franky Donny Wongkar, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong kemajuan Desa Wisata Kapitu sebagai destinasi ekowisata unggulan.
Bupati menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata merupakan bagian dari transformasi ekonomi daerah yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, sejalan dengan penguatan sektor pertanian dan optimalisasi potensi sumber daya alam. Salah satu implementasinya adalah pengembangan Desa Kapitu yang berawal sebagai Desa Kuliner pada 2018, kemudian berkembang melalui kolaborasi pemerintah desa, Perkumpulan Manengkel Solidaritas, dan PT Cargill Indonesia sejak 2021 dalam pelestarian ekosistem mangrove hingga ditetapkan sebagai Desa Ekowisata pada 2024.
Perkembangan tersebut berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara. Bersama Pantai Alar, Desa Wisata Kapitu kini menjadi salah satu destinasi dengan tingkat kunjungan wisatawan asing tertinggi di Kabupaten Minahasa Selatan.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas Pariwisata terus memperkuat pengembangan destinasi wisata melalui penetapan desa wisata, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta promosi secara berkelanjutan. Menjelang grand launching Desa Wisata Kapitu dan kunjungan kerja Menteri Pariwisata Republik Indonesia, berbagai persiapan telah memasuki tahap akhir, meliputi penataan kawasan, peningkatan kebersihan lingkungan, serta penyempurnaan sarana dan prasarana pendukung.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Manado berupa tempat sampah bagi Desa Wisata Kapitu. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pengelolaan destinasi wisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
Usai pertemuan, Bupati dan Wakil Bupati bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara beserta rombongan meninjau sejumlah lokasi unggulan di Desa Wisata Kapitu, antara lain Jembatan Mangrove, Rumah Bibit Mangrove, dan Kafe Mangrove. Rombongan juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung, termasuk toilet dan sarana pelayanan wisatawan, sebagai bagian dari persiapan menyambut kunjungan Menteri Pariwisata Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara dr. Kartika Devi Tanos, MARS., Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Glady Kawatu, S.H., M.Si., Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Selatan Evert Kawalo, S.E., jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Pimpinan Cabang PT PNM Manado Sulvikar Arsyad, Plant Manager PT Cargill Indonesia Amurang Imelda Tandako, S.T., Ketua Umum Perkumpulan Manengkel Solidaritas Sella Runtulalo, perwakilan organisasi pariwisata, wisatawan mancanegara, pemerintah Desa Kapitu, serta berbagai unsur masyarakat yang terlibat dalam pengembangan Desa Wisata Kapitu. (bds)













