NPM, MANADO – Polresta Manado bersama Biro Logistik Polda Sulawesi Utara menggelar kegiatan panen jagung di lahan ketahanan pangan yang berlokasi di Lingkungan III, Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program Swasembada Pangan Tahun 2026.
Panen jagung diawali dengan apel pengecekan personel pada pukul 08.30 Wita, dilanjutkan doa bersama sebelum proses panen dimulai pukul 09.05 Wita.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan berakhir pada pukul 10.30 Wita.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ada Biro Logistik Polda Sulut AKBP Erna Talib, S.Pd., Kabag Faskon Biro Logistik Polda Sulut AKBP Syanet Katopo, S.H., M.H., dan Kabag Infolog Biro Logistik Polda Sulut AKBP Novly Pitoy.
Serta dihadiri Kabag SDM Polresta Manado Kompol Hesky Pasulu, S.I.K., Kabag Logistik Polresta Manado AKP Budy Pryanto, S.Sos., personel Biro Logistik Polda Sulut, serta gabungan personel Polsek jajaran Polresta Manado.
Lahan ketahanan pangan yang dipanen memiliki luas sekitar 1,5 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 1,5 ton jagung.
Proses panen diperkirakan berlangsung selama tiga hari hingga seluruh hasil panen selesai dipetik.
Kapolsek Mapanget, IPTU Jodie Ferdinand Kairupan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bukti nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan,” ucap IPTU Jodie Ferdinand Kairupan.
“Melalui pemanfaatan lahan produktif ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia menjadi lahan pertanian yang produktif,” ucapnya lagi.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mendukung program ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat di Kota Manado. (fer)













