NPM,MINAHASA- Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Jakob Hendrik Pattipeolohy, SH,MH memperkenal kan Srikandi Jaga Desa, sebagai sayap organisasi dari Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Indonesia.
Menurut Kejati Sulut yang juga Ketua Dewan Penasehat (DPD-ABPEDNAS) Sulut dan DPD Srikandi Jaga Desa Sulut, bahwa (ABPEDNAS) dan Srikandi Jaga Desa menjadi perpanjangan tangan Kejaksaan, bersama Kejaksaan & Abpednas membantu program Jaksa Garda Desa.

Pernyataan itu disampaikan Jakob Hendrik Pattipeolohy SH,MH dalam acara Seminar Hukum bertajuk Optimalisasi Jaksa Pengacara (JPN) Dalam mengharmonisasikan Regulasi Daerah Untuk Akselerasi Sekror Pariwisata dan Agribisnis di Sulut.
di BPU Tondano, Rabu (12/8/2026).
Pun hajatan itu didahului dengan laporan dari Kejari Minahasa Rama Eka Darma, SH, MH serta Sambutan Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, MAP. Dalam diskusi juga, Sekretaris (DPC) Srikandi Jaga Desa Kabupaten Minahasa Marcella Mamengko, SH, LLM mengkritisi mengenai prosedur jika melibatkan Jaksa Pengacara Indonesia dalam fungsinya sebagai bantuan hukum dan pertimbangan hukum dikaitkan dengan harmonisasi regulasi Daerah dalam sektor pariwisita dan agribisnis. Ikut serta dalam kegiatan tersebut Keynote Speaker, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H. (Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara) dengan narasumber
Y.M. Amin Sutikno, S.H., M.H. (Ketua Pengadilan Tinggi Manado), Prof. Dr. Dra. Bet El Silisna Lagarense, MM.Tour (Professor Pariwisata, Politeknik Negeri Manado), Prof. Dr. Jacobus Ronald Mawuntu, S.H., M.Hum. (Dekan Fakultas Hukum UNSRAT) serta
Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, MAP bersama jajaran Pemkab Minahasa, jajaran kejaksaan, pakar dan prakitisi hukum serta kalangan peserta lainnya termasuk DPC Srikandi Jaga Desa di Minahasa.
(Rogam)













