Gerak Cepat Polsek Tikala dan Tim Inafis Tangani Penemuan Pria Meninggal di Dendengan Dalam

Personil Polsek dan Polresta Manado saat mengevakuasi penemuan mayat.

NPM, MANADO – Personel Polsek Tikala bersama Tim Inafis Polresta Manado bergerak cepat menangani penemuan seorang pria yang meninggal dunia di Kelurahan Dendengan Dalam, Lingkungan I, Kecamatan Paal Dua, Senin (13/4/2026).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 WITA di salah satu tempat usaha spa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar.

Korban, yang diketahui berinisial R.J.T (pensiunan), merupakan warga Kecamatan Tikala.

Dari keterangan saksi berinisial S.U (29), awalnya korban tidak menunjukkan keluhan saat menerima layanan.

Namun, situasi berubah ketika saksi kembali ke dalam kamar dan mendapati korban sudah dalam kondisi kejang-kejang.

Sontak, saksi memanggil rekannya, RL (37), untuk membantu memberikan pertolongan.

Upaya awal sempat dilakukan, namun kondisi korban tidak kunjung membaik hingga akhirnya pihak pengelola tempat dan aparat kepolisian dihubungi.

Tak berselang lama, personel Polsek Tikala bersama Tim Inafis Polresta Manado tiba di lokasi.

Dengan sigap, petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP secara menyeluruh.

Sekaligus mengumpulkan keterangan dari para saksi guna memastikan kronologi kejadian.

Sekitar pukul 12.30 Wita, korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Manado untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut, termasuk autopsi atas permintaan pihak keluarga.

Kapolsek Tikala IPTU Stenly Tawalujan dalam keterangannya didampingi Kasi Humas Polresta Manado IPTU Agus Haryono.

Ia menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan profesionalitas dan transparansi dalam setiap penanganan kasus.

“Kami memastikan setiap laporan masyarakat segera ditindaklanjuti dengan cepat dan terukur,” tegas Kapolsek.

“Penanganan di lapangan kami lakukan secara prosedural, termasuk olah TKP dan koordinasi dengan tim medis,” tegasnya lagi.

“Untuk penyebab pasti kematian, kami masih menunggu hasil autopsi,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Tim Inafis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Informasi dari pihak keluarga juga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit.

Polisi pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, sementara proses penyelidikan masih terus berjalan secara profesional. (fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *