Laboratorium Biomolekuler Unsrat Ukir Prestasi, Diakui Komite Akreditasi Nasional

Istimewa

NPM, Manado –  Laboratorium Biomolekuler Universitas Samratulangi (Unsrat) menjadi salah satu laboratorium biomolekuler yang kompeten dan berprestasi di Indonesia.

Berbagai capaian berhasil diraih Laboratorium Biomolekuler Unsrat dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu yang paling membanggakan adalah keberhasilan meraih dua penghargaan sekaligus sebagai laboratorium dengan performa pemeriksaan COVID-19 terbaik serta penghargaan pada kategori surveilans genetik.

Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen Unsrat dalam mengembangkan layanan dan penelitian biomolekuler yang berkualitas.

“Visi kami adalah menjadi laboratorium unggul di bidang biomolekuler dengan tetap mengedepankan kearifan budaya lokal,” ungkap Kepala Laboratoeium, Dr dr Janno B.B. Bernadus, Kamis (4/06/2026).

Untuk mewujudkan visi tersebut, Laboratorium Biomolekuler Unsrat terus memperkuat perannya sebagai pusat pemeriksaan biomolekuler bertaraf internasional.

Mendorong inovasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia berstandar global dengan tetap menjunjung nilai budaya “Si Tou Timou Tumou Tou”.

Tak hanya itu, laboratorium ini juga berupaya menjadi institusi yang unggul dan kompetitif dalam kewirausahaan, sekaligus menjadi mitra strategis bagi masyarakat dan pemerintah dengan semangat budaya Mapalus yang menjadi ciri khas Sulawesi Utara.

Pengakuan Nasional dan Internasional
Sejumlah pengakuan penting turut mengukuhkan posisi Laboratorium Biomolekuler Unsrat di tingkat nasional maupun internasional:

1. Resmi menjadi bagian dari jejaring Biomedical & Genome Science Initiative (BGSI) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

2. Ditunjuk sebagai laboratorium rujukan surveilans genomik Kementerian Kesehatan untuk wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, termasuk dalam pemantauan genomik COVID-19 dan program ILISARI.

3. Mendapat dukungan dari United Nations Development Programme (UNDP) dan World Health Organization (WHO) untuk memperkuat kapasitas layanan dan penelitian biomolekuler.

4. Mengantongi akreditasi resmi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) yang berlaku sejak 23 Juli 2025 hingga 22 Juli 2030, setelah dinilai mampu menerapkan persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi sesuai standar yang berlaku.

Dengan sederet penghargaan, pengakuan nasional dan internasional serta dukungan sumber daya yang terus berkembang.

Laboratorium Biomolekuler Unsrat semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat unggulan biomolekuler yang siap berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan, pelayanan kesehatan, dan pembangunan di Indonesia. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *