Ini Identitas Korban Longsor Patahan Dampingan PT BDL yang Ditemukan, Baru Berusia 18 Tahun

NPM, BOLMONG – Korban yang dikabarkan hilang tertimbun longsor di sekitar perusahaan tambang emas PT Bulawan Daya Lestari (BDL), tepatnya di perkebunan Monsi Bolingongot, Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong akhirnya ditemukan, Minggu 28 Juni 2026.

https://newposkomanado.id/2026/06/28/inilah-foto-foto-korban-longsor-patahan-dampingan-pt-bdl-saat-ditemukan/

Dalam peristiwa tersebut dua warga dikabarkan hilang tertimbun material longsor Kamis 25 Juni 2026, adalah Alif G Tamimu alias Alip berusia 18 Tahun, warga asal Gorontalo yang berdomisili di Desa Mopait, dan Rivaldo Kandouw alias Baim warga Desa Wineru, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolmong.

Korban ditemukan setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari. Peristiwa naas ini terjadi pada Kamis, 25 Juni 2026, sekitar pukul 20.30 WITA.

“Satu korban yang ditemukan atas nama Alif Gifara Tamimu. Saat ini korban sudah dibawah ke rumah korban,” kata Kapolsek Lolayan, AKP Johan Atang.

Korban yang satunya lanjut Kapolsek, masih dalam proses pencarian oleh Tim Gabungan.

“Yang satu belum belum ditemukan, masih dalam pencarian. Proses pencarian masih dilanjutkan tim Gabungan” jelasnya.

Menurut salah satu anggota BPBD, korban ditemukan sekitar 400 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) atau tempat mereka beristirahat (Daseng).

“Korban ditemukan disamping pohon besar sekitar 400 meter dari Daseng (Tempat beristirahat) mereka,” kata salah satu anggota BPBD yang berada di Lokasi, meminta namanya tidak dipublish.

Dalam peristiwa longsor yang diduga buangan atau Patahan Dampingan OB PT BDL tersebut, 5 unit sepeda motor dan satu unit alat berat Excavator Kobelco berwarna hijau tosca ikut tertimbun longsor.

https://newposkomanado.id/2026/06/05/59573/

Alat berat Excavator tersebut adalah salah satu dari dua alat berat yang sedang beraktifitas di Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Osing-osing berbatasan dengan perkebunan Bolingongot, yang diketahui milik seorang pengusaha berasal dari Kota Manado berinisial Bil.

https://newposkomanado.id/2026/05/25/kawasan-hutan-produksi-osing-osing-dibongkar-excavator-jadi-peti-diduga-ada-keterlibatan-oknum-pejabat-dan-pengusaha-dari-manado/

“Excavator itu juga korban, karena lokasi tambang mereka sedikit jauh dari Lokasi kejadian. Alat itu hanya datang mengambil barang amprakan mereka dan mendapat musibah longsor ini,” kata sumber resmi yang enggan disebutkan namanya.

Diketahui, dalam peristiwa tersebut, sepeda motor dan satu unit Excavator yang ikut tertimbun juga sudah berhasil ditemukan Tim Gabungan. (Gry)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *