NPM, MANADO – Gerak cepat Personel Polsek Malalayang ditunjukan setelah menerima laporan adanya seorang remaja yang diduga tenggelam.
Kejadian di perairan Pantai Malalayang Beach Walk (MBW) 2, Kelurahan Malalayang Dua, Kecamatan Malalayang, Kamis (16/7/2026) petang.
Berkat koordinasi bersama warga dan nelayan, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Kapolsek Malalayang Kompol Jusman Mori dalam keterangannya didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono.
Kapolsek mengatakan, personelnya langsung bergerak ke lokasi usai menerima laporan melalui Call Center 112 untuk memastikan kondisi korban sekaligus melakukan penanganan.
Begitu menerima informasi, personel kami segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan warga serta nelayan yang lebih dulu melakukan evakuasi.
“Prioritas kami adalah memastikan korban mendapatkan pertolongan secepat mungkin dan penanganan yang tepat,” ujar Kapolsek Malalayang.
Korban berinisial K (16) pertama kali ditemukan terapung di laut oleh dua nelayan berinisial YI (59) dan OM (41) yang saat itu sedang mencari ikan sekitar dua kilometer dari bibir Pantai MBW 2.
Karena tidak menunjukkan respons, keduanya sempat mengira korban telah meninggal dunia.
Dalam proses evakuasi menggunakan perahu, tubuh korban sempat kembali hanyut setelah ikatan yang digunakan terlepas.
Berkat bantuan nelayan lain yang berada di sekitar lokasi, korban akhirnya berhasil dibawa ke daratan.
Setibanya di pantai, korban diketahui masih dalam keadaan sadar dan langsung diberikan pertolongan.
Hasil pemeriksaan awal yang dilakukan petugas tidak menemukan adanya luka pada tubuh korban.
Namun, korban diduga mengalami gangguan kejiwaan karena memberikan keterangan yang berubah-ubah dan tidak membawa identitas diri.
“Untuk sementara korban telah dibawa ke RSJ Prof Dr Ratumbuysang guna menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” ucap Kapolsek.
“Kami juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas lengkap serta penyebab korban berada di tengah laut,” lanjut Kapolsek.(fer)













