NPM, Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengimbau seluruh pemerintah kabupaten/kota, instansi terkait, dunia usaha, serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak fenomena El Niño.
Pemprov Sulut dibawah kepemimpinana Gubernur Yulius Selvanus dan Wagub Johannes Victor Mailangkay mengimbau hal ini disampaikan sebagai langkah antisipasi.
Baik antisipasi dini agar dampak kekeringan, krisis air bersih, dan kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir.
Pemprov Sulut merinci beberapa langkah yang perlu menjadi perhatian bersama:
– Hemat dan bijak menggunakan air bersih
– Hindari membuka atau membakar lahan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan
– Petani diimbau menyesuaikan pola tanam sesuai rekomendasi penyuluh pertanian dan BMKG
– Pastikan cadangan air untuk kebutuhan rumah tangga maupun pertanian tetap tersedia
– Pemerintah daerah agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan, krisis air bersih, dan kebakaran
– Pantau terus informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG serta ikuti arahan pemerintah
“Mari bergotong royong menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan agar dampak El Niño dapat kita antisipasi sejak dini,” imbau Pemprov.
Pemprov Sulut menegaskan komitmen untuk menjadikan Sulawesi Utara tetap tangguh, aman, dan produktif meskipun menghadapi tantangan perubahan iklim. (don)













