NPM, Manado – Wali Kota Manado Andrei Angouw menerima kunjungan Walikota Semarang Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti S.S.,M.M bersama rombongan. Jumat (21/08/2026)
Kedatangan Wali Kota Semarang dan rombongan ke Manado terkait ingin memperoleh informasi serta mempelajari keberhasilan Kota Manado dalam Tata Kelola Penerangan Jalan Umum (PJU) terutama dalam penerapan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) serta implementasi (PJU) Tenaga Surya (Solar Cell) yang adaptif terhadap isu perubahan iklim saat ini.
Wali Kota Semarangpun merasa perlu mengadopsi dan mempelajari secara mendalam terkait strategi implementasi, manajemen operasional serta dampak dari penerapan (PJU) di Kota Manado.
Itu dilakukan dalam rangka mengakselerasi pembangunan daerah dan peningkatan efisiensi infrastruktur perkotaan khususnya sektor Penerangan Jalan Umum (PJU).
Ikut hadir dalam Rombongan Walikota Semarang, Sekretaris Daerah, Kadis Perhubungan, Kadis Perkim, Kabag Protokal dan Komunikasi Pimpinan, Kabag Kerjasama dan Otonomi Daerah serta staf.
Sementara dipihak Wali Kota Manado didampingi, Sekot dr. Steaven Dandel M.Ph, Kadis Perhubungan Drs. Jeffry Worang M.Si., Kadis Perkim Peter Eman S.T.,M.T., Kadis Kominfo Yanti Mongkau S.E., Kabag Protokol Gladly Taliawo S.I.P.
Usai menyanyikan lagu Indonesia raya dan doa, Wali Mota Manado Andrei Angouw, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Wali Kota Semarang dan rombongan serta mempersilahkan untuk menyampaikan maksud dan tujuan berkunjung ke Kota Manado.
Pertemuan yang dilakukan diruang Toar Lumimuut ini diawali dengan penyampaian Wali Kota Semarang tentang maksud dan tujuan berkunjung serta memberikan pemaparan secara umum terkait kondisi Kota Semarang serta jalannya Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan yang ada di Kota Semarang.
Sementara itu Wali Kota Manado Andrei Angouw, memaparkan pelaksanaan program (PJU) di Kota Manado serta menyampaikan Kondisi Kota Manado, wilayah, penduduk, kehidupan sosial kemasyarakatan serta pelaksanaan Pemerintahan dan Pembangunan di Kota Manado.
“Saat ini PJU yang ada di kota Manado berjumlah 15 ribuan dan program (PJU) ini meliputi sistem dilapangan, operasionalisasi PJU, Pengawasan termasuk proses dan mekanisme kerjasama dengan pihak PLN,” ungkap Andrei.
Wali Kota Manado juga memaparkan bahwa operasionalisasi (PJU) dalam pengawasannya ikut melibatkan Ketua Lingkungan. Dan mereka harus mengetahui keberadaan dan operasional PJU diwilayahnya.
“PJU yang mati harus dilaporkan oleh Kaling supaya langsung mendapat penanganan instasi teknis dari dinas Perkim.” tukasnya.
Sementara itu Kepala Dinas (Perkim) Manado Peter Eman ST menyampaikan secara terknis (PJU) ini termasuk penggunaan aplikasi sebagai langkah pengawasan dilapangan yang melibatkan Ketua-Ketua Lingkungan. Kemudian
Acara diakhiri dengan pertukaran cendera mata antara Walikota Manado dengan Wali Kota Semarang.
(Rogam)













