Minsel  

Hadiri Munas KOPEK II, Bupati Minsel Dorong Penguatan Hilirisasi Komoditas Kelapa

Bupati Franky Donny Wongkar, S.H, menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Koalisi Pemerintah Daerah Penghasil Kelapa (KOPEK) II Tahun 2026. (ist)

NPM, MANADO – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H, menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Koalisi Pemerintah Daerah Penghasil Kelapa (KOPEK) II Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan World Coconut Day 2026 di Courtyard by Marriott Manado Hotel, Rabu (7/10/2026).

Bupati Franky Donny Wongkar, S.H, menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Koalisi Pemerintah Daerah Penghasil Kelapa (KOPEK) II Tahun 2026. (ist)

Kehadiran Bupati Minsel dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarpemerintah daerah penghasil kelapa dalam mendorong pengembangan komoditas kelapa.

Bagi Minahasa Selatan, kelapa merupakan salah satu komoditas perkebunan yang berkaitan dengan sumber penghidupan masyarakat sekaligus aktivitas ekonomi daerah.

Munas KOPEK II menjadi forum untuk membahas arah organisasi sekaligus strategi pengembangan komoditas kelapa di tengah dinamika ekonomi dan tantangan sektor perkebunan.

Pengembangan kelapa dinilai perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan produksi bahan mentah, tetapi juga penguatan nilai tambah melalui pengembangan usaha dan industri hilir yang dapat memberikan manfaat lebih besar bagi daerah serta petani.

KOPEK didirikan pada 27 November 2017 sebagai wadah pemerintah daerah kabupaten penghasil kelapa dengan kriteria luas areal tanaman kelapa minimal 2.500 hektare.

Dalam perkembangannya, KOPEK menjadi wadah kolaborasi antardaerah penghasil kelapa. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, lebih dari 200 kabupaten telah masuk dalam program pengembangan kawasan kelapa.

Melalui keikutsertaan dalam Munas KOPEK II, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan turut memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan daerah-daerah penghasil kelapa lainnya.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan kawasan produksi, peningkatan kesejahteraan petani, penguatan kapasitas petani, serta pengembangan komoditas kelapa yang memiliki nilai tambah.

Pemkab Minsel juga menyatakan dukungan terhadap berbagai langkah strategis dalam pengembangan komoditas kelapa, termasuk peningkatan produksi, hilirisasi, peningkatan kapasitas petani, dan pembangunan kemitraan yang berkelanjutan.

Dengan penguatan sinergi antardaerah, potensi komoditas kelapa diharapkan dapat semakin dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Minahasa Selatan didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Frangky Tangkere, S.P, M.Si. (bds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *