NPM,MAKASSAR- Nama Febert Ricardo Pinontoan SH,SpN, MKn,MH di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) khususnya di Kota Makasar bahkan Nasional sudah tidak diragukan lagi.
Apa pasal ? pria low profile yang sehari harinya berprofesi sebagai Ketua Umum Notaris di Kota Makassar ini, terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Kerukunan Keluarga Kawanua Makasar (K3M).

Pun proses pemilihan itu telah melewati tahapan Rapat Pleno yang Pemilihan Ketua Kerukunan Keluarga Kawanua Makassar (K3M) yang berpusat di Citra Palace Convention dan Resto Jalan Sudiang Indah blok X Ruko No 3 Makassar.
Rapat pleno pemilihan pengurus Ketua (K3M) itu dipimpin langsung Ketua Steering Committee Dr Metsie T Kandou SH,MH,MTh serta Sekretaris Ir Jam Robert Salin MT dihadiri para peserta Rapat Pleno Anggota K3M) yang diwakili Ketua Sekretaris & Bendahara (KSB) atau hanya dua atau satu dengan Mandat yang terdiri atas ;

1. Kerukunan Kakas = 3
2. Perkumpulan Keluarga Sonder = 3
3. Kerukunan Keluarga Pakasaan Remboken(KKPR) = 3
4. Kerukunan Mapatuarian Tondano Toulour = 3
5. Kerukunan Woloan Pinaras Tara-tara = 3
6. Wanita Kawanua = 1
7. Kerukunan Perkemas Amurang = 1
8. Kerukunan Langowan(PKL) = 3
9. Patuarian ne Dembean = 3
10. Perkumpulan Basudara Mapalus = 3
11. PERPIM = 3
12. LMI = 1
13. Kerukunan Pinaesaan Sudiang = 3
14. Kerukunan Kaasar Karegesan – Airmadidi = 3.

Bukan hanya itu saja Rapat Pleno yang memilih pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua Makassar (K3) itu sudah melalui rancangan, pembahasan materi yang telah selesai dibahas oleh setiap kerukunan melalui perwakilan , Komisi Organisasi , Komisi Daya dan Dana serta Komisi Umum yang secara sah menyetujui pemilihan pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua Makassar (K3M).
” Saya beri apresiasi terhadap seluruh kerukunan Keluarga Kawanua Makassar (K3M) yang sudah memberikan kepercayaan serta tanggung jawab kepada kami untuk menempati posisi sebagai Ketua (K3M),” ungkap Ketua terpilih Febert Ricardo Pinontoan SH,MH
Selain itu katanya, saya juga berterimah kasih kepada seluruh senior senior yang ada serta seluruh ketua kerukunan yang telah mendukung kami untuk menjabat sebagai Ketua (K3M).
“Ini merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan,” tukasnya.
Selain itu kata pria jebolan Fakultas Hukum Universitas Samratulangi Manado ini, memang harus diakui saya baru aktif sejak tahun lalu di kerukunan (K3M), tetapi ikatan emosional saya dengan organisasi ini sangatlah dalam. Dan tentunya setelah saya terpilih menjadi ketua sayapun langsung terima dan akan menjalankan amanah dan marwah (K3M) termasuk semua ketentuan ketentuan yang ada dalam organisasi melalui Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Dan itu akan saya buktikan dalam melaksanakan program kerja saya dan semua anggota (K3M) akan selalu merasakan kebersamaan sepanjang berada dalam organisasi (K3M).
“Setelah terpilih jadi Ketua, saya akan melaksanakan semua ketentuan dalam organisasi sekaligus membuktikan program kerja nyata termasuk memupuk tali kebersamaan,” pungkas Febert sumringah.
(Rogam)













