NPM, Manado – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menyalurkan bantuan hewan kurban menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada hari Rabu 27 Mei 2026.
Penyaluran hewan kurban itu menunjukkan toleransi dalam menjaga kepedulian sosial sekaligus memperkuat harmoni antar umat beragama di Bumi Nyiur Melambai.
Penyerahan hewan kurban tersebut bertempat di halaman belakang Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin (25/5/2026).
Pada tahun ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menyalurkan total 46 ekor sapi kurban untuk masyarakat muslim yang tersebar di 15 kabupaten dan kota se-Sulut.
Jumlah tersebut merupakan gabungan dari 30 ekor sapi yang bersumber dari anggaran Pemprov Sulut.
Ada pula 16 ekor sapi sebagai bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Program tahunan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah.
Kegiatan ini menghadirkan semangat kebersamaan, toleransi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Sulut yang dikenal sangat majemuk.
Gubernur Yulius menjelaskan bahwa jumlah bantuan hewan kurban yang disalurkan setiap tahunnya bersifat dinamis, yang disesuaikan dengan anggaran dan harga pasar.
Hal ini karena pemerintah harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) serta dinamika harga hewan ternak di pasaran.
“Memang setiap tahun penyerahan bantuan hewan kurban berbeda-beda sesuai dengan anggaran. Tahun ini ada pengurangan karena harga sapi naik,” ujarnya.
Meski terjadi penyesuaian jumlah dari tahun-tahun sebelumnya akibat faktor ekonomi tersebut.
Pemprov Sulut memastikan bahwa proses distribusi dilakukan secara selektif dan tepat sasaran.
Bantuan diprioritaskan untuk menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya di wilayah-wilayah dengan kondisi ekonomi yang masih terbatas.
“Besok saya serahkan satu ke Bolmong, sapi kurban dari Presiden. Prioritas diberikan ke daerah yang masyarakatnya kurang mampu,” kata Gubernur Yulius Selvanus
Melalui bantuan ini, Ia berharap seluruh lapisan masyarakat muslim di Sulawesi Utara dapat menjalankan ibadah kurban dengan khidmat, sekaligus merasakan kebahagiaan Hari Raya Idul Adha secara merata tanpa ada wilayah yang terisolasi dari bantuan.
“Diharapkan bantuan ini berguna bagi masyarakat muslim yang menjalani ibadah dan merayakan kurban,” tambahnya.
Berdasarkan data teknis penyaluran, puluhan sapi kurban ini didistribusikan ke sejumlah masjid dan pengurus Badan Takmir Masjid (BTM) yang tersebar luas.
Distribusi mencakup wilayah perkotaan hingga pelosok, mulai dari Kota Manado, Minahasa, Bitung, Tomohon, kawasan Bolaang Mongondow (Bolmong) Raya, hingga ke wilayah kepulauan terluar seperti Sangihe dan Talaud.
Beberapa titik penyerahan strategis di antaranya, Kota Manado: Masjid Raya Ahmad Yani Lawangirung dan Masjid Kyai Mojo Korem 131 Santiago. Minahasa: Masjid Al Hikmah Tondano. Kotamobagu: Masjid Nurul Insan. Sitaro: Masjid Al Jihad Ulu Siau Timur. Talaud: Masjid Nurul Jihad di Kecamatan Beo Utara.
Program bantuan hewan kurban ini pun langsung mendapat apresiasi tinggi dari para tokoh agama dan masyarakat setempat.
Kebijakan ini dinilai sangat membantu warga kurang mampu agar tetap dapat merayakan makna mendalam dan kebahagiaan Hari Raya Idul Adha secara bersama-sama di seluruh wilayah Sulut. (*/ben)
Serahkan 46 Ekor Sapi Hewan Kurban, YSK : Bantuan Prioritaskan bagi Masyarakat yang Benar-benar Membutuhkan













