NPM, Manado – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mencatat terobosan penting.
FPIK dibawah pimpinan Ockstan J. Kalesaran ini simpan spesimen Ikan Raja Laut Latimeria Manadoensis di Lab Terpadu.
Ikan purba era Dinosaurus ini ditemukan nelayan Soni Pontoh di perairan Pulau Siladen Selasa 30 Juni 2026 lalu.
“Ikan purba ini ditemukan nelayan lokal Soni Pontoh sekitar pukul 09.50 WITA saat melaut mencari ikan,” ujar Ockstan kepada wartawan di Lab Terpadu Unsrat, Selasa (30/6/2026).
Dampingi Wakil Dekan 1, Daisy M. Makapedua dan Kepala UPA Lab, Stenly Wullur, Ockstan jelaskan spesimen disimpan di lemari pendingin suhu tertentu.
Kepala Lab Terpadu Unsrat menyebut spesimen sangat penting bagi sains. “Species ini sebenarnya sudah tidak ada. Dia hidup di zaman Dinosaurus yang sudah tidak ada tapi ternyata masih ada,” ujarnya.
Penemuan ini jadi tanda tanya besar dunia sains, kenapa spesies ini masih ada?
Informasi menyebut sejumlah peneliti dari dalam dan luar negeri berniat datang ke Manado untuk penelitian.
“Selain membanggakan, akan ada nilai tambah bagi Sulut, Unsrat dan FPIK karena akan ada kelanjutannya,” kata Ockstan. (*/don)













