Siswi SMKS Kristen 2 Tomohon Raih Medali Perak LKS Dikmen 2026 Cabang Health and Social Care

Siswi SMKS Kristen 2 Tomohon, Junita Cracia Putri Sigar, berhasil meraih medali perak pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) 2026 cabang Health and Social Care (Keperawatan Kesehatan dan Sosial) yang digelar di Jakarta. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi sekolah dan Provinsi Sulawesi Utara. (ist)

NPM, Manado – Siswi SMKS Kristen 2 Tomohon, Junita Cracia Putri Sigar, berhasil meraih medali perak pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) 2026 cabang Health and Social Care (Keperawatan Kesehatan dan Sosial) yang digelar di Jakarta.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMKS Kristen 2 Tomohon sekaligus mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Utara dalam ajang kompetensi tingkat nasional yang mempertemukan siswa-siswi SMK dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala SMKS Kristen 2 Tomohon, Drs Novrie Sumampouw menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Junita.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras peserta didik, guru pembimbing, serta dukungan seluruh warga sekolah dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kami juga mengapresiasi dukungan Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Dr Femmy J Suluh MSi dalam upaya peningkatan kompetensi siswa SMK,” ujar Sumampouw, kepada newposkomanado.id. Jumat (31/7/2026).

Ia mengatakan, keberhasilan Junita menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik SMKS Kristen 2 Tomohon untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani bersaing di tingkat nasional.

“Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi sekolah dan Provinsi Sulawesi Utara. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan meraih prestasi,” katanya.

Sumampouw juga memberikan apresiasi kepada guru pembimbing, Ezra Pangemanan S.Kep yang telah mendampingi dan membina Junita sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan lomba.

“Peran guru pembimbing sangat penting dalam proses pencapaian prestasi ini. Terima kasih atas dedikasi, waktu, dan kerja keras yang telah diberikan,” ujarnya.

Sementara itu, Junita Cracia Putri Sigar mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraihnya.

Ia menyebut medali perak tersebut menjadi hasil dari proses latihan, kerja keras, serta dukungan dari berbagai pihak.

“Saya sangat bersyukur dapat meraih medali perak pada LKS Dikmen 2026. Prestasi ini tidak lepas dari bimbingan guru pembimbing, dukungan sekolah, orang tua, dan semua pihak yang telah memberikan motivasi kepada saya,” ujar Junita.

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan di bidang Health and Social Care.

“Ke depan saya akan terus berusaha mengembangkan kompetensi dan memberikan yang terbaik. Semoga prestasi ini juga dapat menginspirasi teman-teman lainnya untuk terus berusaha meraih prestasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sumampouw menegaskan bahwa SMKS Kristen 2 Tomohon akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan pembinaan kompetensi peserta didik.

“Kami akan terus memberikan pembinaan terbaik agar SMKS Kristen 2 Tomohon mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, siswa, orang tua, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan LKS Dikmen 2026.

“Semoga dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga sekolah dapat terus melahirkan prestasi-prestasi terbaik di masa mendatang,” pungkas Sumampouw. (dio)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *