NPM, Bolmut – Musim kemarau berkepanjangan membuat warga Desa Komus 1 dan Desa Komus 2, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut mendorong Gerakan Pramuka Gugus Depan (Gudep) SMKN 1 Kaidipang turun langsung membantu masyarakat. Sebanyak 500 galon air bersih disalurkan kepada warga di kedua desa tersebut dalam kegiatan bakti sosial yang berlangsung selama dua hari.
Penyaluran bantuan dimulai pada Minggu (23/8/2026) di Desa Komus 2 dan dilanjutkan pada Senin (24/8/2026) di Desa Komus 1.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala SMKN 1 Kaidipang Anshar Nusa SPd MSi didampingi Pembina Pramuka Febrianto Pakaya SPd bersama para anggota Pramuka Penegak yang terlibat dalam proses pendistribusian air bersih kepada warga.
Kepala SMKN 1 Kaidipang Anshar Nusa SPd MSi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial sekolah bersama anggota Pramuka terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat kondisi kemarau.
“Kami hadir di sini bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang saling peduli. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga Desa Komus 1 dan Komus 2 hingga musim hujan tiba,” ujar Anshar.
Bagi warga, bantuan air bersih tersebut menjadi sangat berarti di tengah sulitnya memperoleh sumber air. Sebagian masyarakat harus mencari sumber air yang lokasinya cukup jauh dari permukiman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Warga Desa Komus 1 dan Desa Komus 2 menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian pihak SMKN 1 Kaidipang bersama para anggota Pramuka.
Selain membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman langsung bagi para siswa untuk menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Gerakan Pramuka.
Para anggota Pramuka tidak hanya belajar mengenai keterampilan dan kegiatan kepanduan, tetapi juga mendapatkan pembelajaran tentang kepedulian sosial, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Gudep SMKN 1 Kaidipang menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Para siswa juga diajak untuk hadir dan memberikan manfaat nyata ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Bantuan 500 galon air bersih tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga Desa Komus 1 dan Desa Komus 2 selama musim kemarau masih berlangsung. (dio)













