NPM, Amurang – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri Acara Penamatan Peserta Didik Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 yang diselenggarakan di SMP Negeri 1 Amurang, Kecamatan Amurang, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi 183 peserta didik yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama. Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai prosesi penamatan yang dihadiri para orang tua, tenaga pendidik, serta jajaran pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Franky Donny Wongkar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan proses pendidikan dengan baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi yang terbangun antara siswa, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua.
Bupati menegaskan bahwa penamatan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk melangkah menuju jenjang yang lebih tinggi dalam rangka meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.
“Keberhasilan yang diraih hari ini merupakan buah dari ketekunan belajar, bimbingan para guru, dukungan orang tua, serta lingkungan pendidikan yang kondusif. Penamatan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk terus belajar, berkembang, dan menggapai impian,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang unggul merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam mewujudkan visi “Minahasa Selatan Semakin Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”
Menurutnya, komitmen tersebut tercermin melalui perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan yang saat ini menaungi lebih dari 8.176 siswa yang tersebar di 83 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Minahasa Selatan.
“Data tersebut bukan sekadar angka statistik, tetapi menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus menghadirkan ekosistem pendidikan yang inovatif, berkualitas, dan kompetitif demi mencetak generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai pusat pendidikan pertama dan utama bagi anak-anak. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh dukungan dan pembinaan yang diberikan keluarga di lingkungan rumah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta mampu menjauhi berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan mereka.
Acara penamatan berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita. Selain prosesi penamatan, kegiatan juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada peserta didik serta penampilan kreativitas siswa yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pdt. Renny Mamusung, M.Th., selaku Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Yordan Lewet yang juga bertindak sebagai khadim dalam ibadah; Jenny Ngau, S.Pd., Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan; Petrus Ulaan, S.T., Camat Amurang; Sonny M. Umboh, S.Pd., M.A.P., Kepala SMP Negeri 1 Amurang; Benny Kodoati, M.Pd., Ketua Komite SMP Negeri 1 Amurang; serta Kapten Infanteri Berthi Matahang, Ketua Panitia Penyelenggara Penamatan yang juga menjabat sebagai Komandan Kompi Markas Secaba Rindam XIII/Merdeka.
Hadir pula para tenaga pendidik dan staf tata usaha SMP Negeri 1 Amurang, orang tua dan wali peserta didik, serta 183 siswa-siswi Kelas IX yang mengikuti penamatan Tahun Ajaran 2025/2026. (bds)













