Sulut  

Dugaan Mafia Solar di Sulawesi Utara Dibombardir Netizen, Jadi Perhatian Publik

NPM, Manado – Kelangkaan solar subsidi di sejumlah wilayah Sulawesi Utara memicu gelombang keluhan di media sosial (Sosmed).

Netizen Sulut ramai-ramai bombaridir soal dugaan mafia solar dalam beberapa pekan terakhir.

Warganet membagikan video, foto, dan narasi terkait praktik yang dinilai merugikan masyarakat.

Keluhan terbanyak datang dari sopir angkutan, nelayan, hingga pelaku UMKM yang mengaku kesulitan mendapatkan solar sesuai harga subsidi di SPBU.

Bahkan, praktik pengisian BBM jenis solar menggunakan ratusan jerigen dan tangki modifikasi terungkap.

Strategi jitu Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib membuahkan hasil setelah melakukan inspeksi mendadak di SPBU Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, Selasa 8 September 2026 sekitar pukul 02.25 WITA.

Dalam sidak tersebut, Weny mendapati sebuah truk yang memuat ratusan jerigen berkapasitas 25 liter sedang melakukan pengisian solar di SPBU tersebut.

Weny langsung mempertanyakan aktivitas pengisian BBM bersubsidi itu kepada pihak yang berada di lokasi.

“Kalian sudah lama melakukan hal seperti ini?” tanya Weny, saat dikutip dari totabuannews.

Wali Kota kemudian menegaskan bahwa Biosolar bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak menerima, bukan untuk kepentingan pihak tertentu.

“Minyak ini untuk masyarakat. Berarti kalian sudah sering melakukan hal seperti ini,” tegasnya.

Temuan tersebut langsung mendapat perhatian dari Pertamina Patra Niaga SulutGo.

Terpisah, Sales Branch Manager (SBM) II Fuel Pertamina Patra Niaga SulutGo, Aditya Taufiq Ramadhan, mengatakan pihaknya akan melaporkan temuan tersebut kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.

“Saya akan membuat laporan kepada atasan saya,” ujar Aditya.

Kemungkinan sanksi terhadap SPBU yang terbukti melakukan pelanggaran dalam penyaluran Biosolar bersubsidi, Aditya memastikan ada tindakan.

“Ditindak, skorsing pastinya,” tegasnya.

Viralnya video sidak ini memicu komentar netizen yang mendesak aparat dan Pertamina menindak tegas praktik penyelewengan solar subsidi.

Banyak yang berharap pengawasan diperketat agar solar subsidi benar-benar sampai ke masyarakat yang berhak. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *