NPM, Jakarta – Memasuki usia 62 tahun, Sulawesi Utara diharapkan tidak hanya bertambah usia, tetapi semakin matang dalam membangun daerah, memperkuat pelayanan publik, menjaga persatuan, dan menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Di tengah rangkaian HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur Sulut Yulius Selvanus, SE memilih menengok kembali jejak para pemimpin yang meletakkan fondasi pemerintahan dan pembangunan daerah.
Bukan dengan seremoni di pusat pemerintahan, melainkan dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Jumat (18/09/2026).
Di TMP Kalibata, Gubernur Yulius memberikan penghormatan kepada empat mantan Gubernur Sulawesi Utara yang dimakamkan di sana, yakni F.J. Tumbelaka, A.A. Baramuli, G.H. Mantik, dan Willy Lasut.
Di hadapan makam para pendahulunya, Gubernur Yulius mengingatkan bahwa Sulawesi Utara yang ada saat ini tidak dibangun dalam satu masa kepemimpinan.
“Ini adalah cara kita untuk tidak melupakan sejarah. Fondasi yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan dan kerja keras para pemimpin sebelum kita,” ujar Yulius.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan tidak berarti memutus mata rantai sejarah pembangunan.
Ziarah tersebut menjadi pengingat untuk melanjutkan pengabdian dengan semangat yang sama demi kemajuan Bumi Nyiur Melambai. (don)













