Richard Sualang Buka Sosialisasi SPMB 2026 SD dan SMP Manado, Luncurkan Aplikasi TEMAN BARU

NPM, Manado – Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang membuka kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi “Teman Baru” oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, di ruang Serbaguna Pemerintah Kota Manado, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Manado dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan digitalisasi pelayanan pendidikan, khususnya dalam proses penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027.

Richard Sualang menegaskan bahwa transformasi dan digitalisasi pendidikan harus terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin tertib, transparan, dan akuntabel.

“Ini juga menjadi bentuk keselarasan semangat antara Pemerintah Kota Manado, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara hingga pemerintah pusat dalam membangun dunia pendidikan yang lebih baik,” ujar Sualang dalam sambutannya.

Ia berharap seluruh satuan pendidikan dapat menjalankan mekanisme dan ketentuan SPMB dengan penuh integritas serta menjaga komitmen bersama dalam menghadirkan proses penerimaan murid baru yang jujur, adil, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Pendidikan adalah investasi masa depan bagi generasi penerus Kota Manado,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Bart Assa ST MSc PhD menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB 2026 wajib berjalan sesuai regulasi tanpa adanya praktik titipan maupun intervensi dari pihak manapun.

“SPMB 2026 harus dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada ruang untuk permainan, titipan, ataupun intervensi. Kepala sekolah harus berani menolak apabila ada pihak yang mencoba memaksakan siswa masuk di luar mekanisme yang sudah ditetapkan,” tegas Assa.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan bermutu harus dapat diakses seluruh anak tanpa diskriminasi. Karena itu, sekolah diminta memprioritaskan calon peserta didik yang berdomisili di Kota Manado sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai hak anak-anak yang memenuhi syarat justru tergeser karena kepentingan tertentu. Semua harus transparan dan adil,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Lidwine Tombuku SSTP mengatakan bahwa penandatanganan pakta integritas menjadi bentuk komitmen bersama seluruh jajaran pendidikan dalam menjaga kredibilitas pelaksanaan SPMB 2026.

Menurut Tombuku, aplikasi “Teman Baru” dihadirkan untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi serta memantau proses penerimaan murid baru secara terbuka dan akuntabel.

“Melalui digitalisasi ini, masyarakat dapat melihat proses penerimaan secara lebih transparan. Kami ingin memastikan pelayanan pendidikan di Kota Manado semakin modern, terbuka, dan dapat dipercaya,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BPMP Sulawesi Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Manado, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Utara, Ketua Komisi IV DPRD Kota Manado, Dewan Pendidikan Kota Manado, Sekretaris Daerah Kota Manado, para Asisten I, II, dan III Setda Kota Manado, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Inspektur Kota Manado, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ketua K3S, Ketua MKKS, serta perwakilan yayasan sekolah di Kota Manado. (dio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *