Bersua Dengan Suryawati Rasyid,
Nukilan ; Ronald Gampu
NPM,MANADO- Nama Suryawati Rasyid, salah satu Bendahara Partai Politik Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang berlabuh di kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara, sudah tak perlu diragukan lagi.
Apa pasal ? itu dikarenakan Srikandi yang berprofesi sebagai pengusaha, kontraktor Developer ini memiliki daya juang untuk membesarkan partai.
Saat disambangi jurnalis ini, wanita kelahiran Tomohon pada Tahun 1975 yang menghabiskan waktunya di Kota Jakarta , mempersilahkan jurnalis ini duduk sambil bercerita terkait awal muasal dia berkecimpung didunia politik.
Dengan raut wajah penuh pesona , iapun berceloteh awal menapaki karirnya didunia bisnis dan politik.
“Awal muasal saya terjun kedunia politik berawal dengan bergabung dengan Partai Hanura . Dan saya pernah menjadi Calon Anggota Legislatif ke DPRD Provinsi dapil Minahasa Tomohon,” ucap wanita yang dikenal ramah dengan siapa saja.
Lebih jauh kata wanita yang menamatkan studi SMA di Smea Trada Tanjung Priuk dan melanjutkan pendidikan di Sekretaris Management Pulo Mas Jakarta ini, saat saya menjadi Caleg ke DPRD Provinsi khususnya di Daerah Pemilihan Minahasa-Tomohon, disitulah saya baru mengenal arti sesungguhnya dari politik praktis.
“Dulu saat ba caleg, dorang belum kenal siapa Suryawati Rasyid. Tapi saat saya turun dan mengunjungi seluruh rumah warga barulah mereka mengenal jati diri saya yang sebenarnya, ” ucapnya
Selain itu kata wanita yang bersuamikan warga Inggris yang bekerja di Oil Company ini, politik itu memang susah ditebak dan terbilang rumit. Tapi jika kita dalami dan masuki ranah itu, maka ada rasa memiliki yang sangat besar dalam jiwa kita, ” ungkap anak purnawirawan Polisi yang pernah menetap di Lorong Penca Samrat ini.
Wanita berkacamata minus yang memiliki rumah di Desa Leilem Minahasa dan Jalan Sea Manado ini menjelaskan, kalau kita mau bergabung dan membesarkan partai maka kita dan partaipun harus sukses sebab memasuki partai politik adalah harga diri kita.
“Saya dulu sendiri membesarkan partai, bahkan masuk ke pedalaman Minahasa termasuk di Pinebetengan untuk membesarkan dan memperkenalkan partai politik yang sudah saya tinggalkan sehingga Oma dan opa so lebeh kenal pa kita,” ungkap wanita berdarah Makassar dan Minahasa ini.
Selain itu katanya, kalau anda ingin dicintai warga , maka politik itu sangat membutuhkan tenaga, waktu dan materi harus dipertaruhkan.
“Saya dulu sendirian berjuang dan membesarkan partai di Minahasa. Tapi berbekal semangat pantang mundur saya all out dengan partai yang sudah saya tinggalkan
” Saya dulu sendirian berjuang membesarkan partai di Minahasa. Meskipun lawan yang saya hadapi dulu adalah para caleg caleg yang sudah dikenal luas di Provinsi Sulut terutama di Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon,” ungkap wanita yang lama menetap di Inggris, Dubai, Amerika, Vietnam, Malaysia dan Indonesia saat mendampingi suami bekerja.
Saat ditanya kenapa kebelet dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) besutan Ketua Umum Kaesang Pangarep dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ir Tatong Barah ? Wanita yang memiliki bisnis Developer Komersil di Bolang Mongondow inipun mengatakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menonjol sebagai kekuatan politik dengan fokus utama pada pergerakan kaum muda, pluralisme (keberagaman), dan PENEGAKAN HAK HAK PEREMPUAN. Dan sebagai partai modern, (PSI) memiliki ciri khas yang berbeda dari partai konvensional, di antaranya , berbasis anak muda dan pemula dengan menargetkan partisipasi aktif dari generasi milenial dan Gen Z serta mampu menghadirkan wajah politik yang lebih segar dan melek teknologi. Apalagi Partai Super Terbuka ini mengadopsi sistem di mana kepemilikan partai bukan didominasi oleh segelintir elit atau keluarga, melainkan dimiliki bersama oleh seluruh kader dengan sistem pemilihan internal berbasis e-voting.
” Saya memang tergolong baru didunia politik bahkan tidak tahu apa apa, tapi saya terus belajar apa artinpolitik yang sesungguhnya. Dan ibu Ketua DPW PSI Sulut , sudah tahu kapasitas saya,” pungkas wanita cantik yang menetap di Jalan Sea Kelurahan Malalayang Kota Manado ini sumringah.
(Rogam)













