Minsel  

Ketua TP-PKK Minsel Gaungkan Pencegahan Pernikahan Dini di SMA Negeri 1 Amurang

NPM, Amurang – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Selatan, Ny. Elsje Rosje Wongkar-Sumual, bersama jajaran TP-PKK Minsel melaksanakan sosialisasi pencegahan pernikahan anak kepada para pelajar remaja di SMA Negeri 1 Amurang, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pokja I TP-PKK Minsel Ny. Pdt. Deisy Maleke-Maindoka beserta anggota, Ketua Pokja IV Ny. Frely Turangan, serta jajaran pengurus TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan.

Dalam sosialisasi itu, TP-PKK menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan pernikahan dini melalui edukasi kesehatan reproduksi, penguatan peran keluarga, serta kampanye kesiapan mental bagi calon pengantin.

Ketua TP-PKK Minsel, Elsje Rosje Wongkar-Sumual, menyampaikan bahwa PKK memiliki peran strategis dalam menggerakkan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput guna menekan angka perkawinan anak dan mendukung program kesehatan keluarga.

“Pernikahan dini memiliki banyak dampak negatif, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun masa depan anak. Karena itu, edukasi kepada remaja dan keluarga sangat penting agar generasi muda memiliki kesiapan mental dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, TP-PKK juga memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, melanjutkan pendidikan, serta memahami risiko sosial dan kesehatan akibat pernikahan usia anak.

Selain itu, PKK secara aktif melaksanakan penyuluhan dan forum diskusi bersama orang tua maupun remaja terkait dampak pernikahan dini terhadap kesehatan mental, sosial dan ekonomi keluarga.

Dalam upaya pencegahan stunting sejak dini, TP-PKK turut menekankan pentingnya pendewasaan usia perkawinan serta pemenuhan gizi bagi calon pengantin agar dapat menciptakan keluarga sehat dan berkualitas.

TP-PKK juga terus mendorong penguatan kapasitas perempuan melalui pendidikan dan pemahaman hak-hak anak agar remaja perempuan dapat menyelesaikan pendidikan sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Di sisi lain, Program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) yang menjadi program unggulan Pokja I TP-PKK turut disosialisasikan dalam kegiatan tersebut. Program ini rutin dilaksanakan Pokja I TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan di bawah koordinasi Ketua Bidang Ny. Margo Tawas, S.Sos.

PAAREDI bertujuan membekali orang tua dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mendidik, mendampingi, serta melindungi anak dari berbagai tantangan modern seperti kecanduan gadget, cyberbullying, konten negatif, hingga risiko pernikahan anak.

Melalui kegiatan ini, TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan berharap para remaja dapat lebih memahami pentingnya merencanakan masa depan secara matang, menjaga kesehatan diri, serta menghindari pernikahan usia dini demi terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (bds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *