NPM,MANADO- Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri kegiatan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kota Manado Tahun 2026.
Pun kegiatan yang dilaksanakan di Aula serbaguna Kantor Wali Kota ini menghadirkan tim dari Bappenas R.I dan dihadiri Asisten II Atto Bulo S.H,M.M, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Ir. Marcos Kairupan S.T, para Kepala SKPD, tim ekonomi Kota Manado.
Kota Manado sendiri masuk dalam nominasi 5 (lima) besar Tingkat Kota dalam Penilaian Dokumen Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD). Usai acara pembukaan dan doa Walikota diberikan kesempatan menyampaikan pemaparan sehubungan dengan kegiatan ini.
“Terima kasih atas acara ini dan kami berterima kasih juga karena Kota Manado masuk nominasi 5 (lima) besar Penghargaan Pembangunan Darah (PPD) tahun 2026.” ungkap Walikota Andrei Angouw
Selain itu Walikota menyampaikan highlight atau sorotan terhadap program-program unggulan Kota Manado dengan memberikan gambaran umum tentang Kota Manado dalam kaitan dengan pembangunan Kota Manado menuju kesejahteraan masyarakat. Dan bagi Walikota tugas Pemerintah meningkatkan pendapatan masyarakat serta mendorong masyarakat untuk bekerja sekaligus berupaya menekan biaya hidup masyarakat.
“Soal PDRB Kota Manado yang selalu naik bahkan sekarang menjadi 5,77 % dengan pendapatan sebesar 124 juta per kapita. Dan posisi PDRB Kota Manado ini merupakan yang tertinggi di Sulut.” tukasnya.
Selain itu katanya jadi fokus kita adalah bagaimana (PDRB) perkapita ini semakin hari semakin tinggi sehingga kita berusaha bagaimana perputaran uang di Kota Manado semakin meningkat.
“Kodisi masyarakat di Manado cukup menjanjikan dilihat dari perputaran ekonomi/uang di Kota Manado. Dan ini fokus kita agar dapat menekan tingkat kemiskinan yang ada di Kota Manado.” tuturnya
Selain itu katanya kita terus berupaya mengenjot dengan perbaikan infrastruktur supaya investasi berjalan dengan baik dan mendukung perputaran ekonomi dan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat Kota Manado.
“Gambaran kondisi ekonomi makro Kota Manado dikaitkan dengan Nasional dan Provinsi Sulut. Dan miskin ekstrim saat ini sudah nol sebab kita menangani masalah ini dengan sebaik mungkin dan meminimalisir situasi dan kondisi miskin ekstrim ini,” tegas Wali Kota.
Walikota juga memaparkan beberapa contoh perbaikan infrastruktur yang ada termasuk soal lampu jalan yang ada di Kota Manado supaya Kota kita kelihatan terang bagi kenyamanan warga yang ada di Kota Manado. Bukan hanya itu saja dengan adanya Bus Manado yang diperuntukkan untuk kenyamanan warga dan soal rumah susun serta sebagainya ikut dijelaskan Walikota dengan tujuan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Manado.
Insentif rohaniawan juga ikut disampaikan Wali Kota untuk kesejahteraan dan pembangunan mental spiritual warga serta 15 program unggulan lainnya.
(Rogam)













