NPM,MANADO- Ini menjadi contoh sekaligus panutan bagi semua dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang ada di Indonesia.
Apa pasal ? salah satu
dapur SPPG Paal Dua milik Yayasan Restu Bunda Emi, yang terletak di Kelurahan Pal2 Kecamatan Pal2 Kota Manado yang secara resmi diluncurkan dan mulai beroperasi sejak 19 Agustus 2025 menjadi ikon dan contoh bagi dapur yang ada di Indonesia.

Buktinya, di dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumiraka, Dapur SPPG Pal2 tampil secara Nasional dalam acara bertajuk, Cerita Nusantara yang disiarkan secara langsung oleh Kompas TV Jakarta.
“Hingga saat ini dapur SPPG Pal2 kami sudah berjalan sekitar satu tahun lebih.” ucap Kepala SPPG Dapur Pal2 Marc Tumbel.
Lebih jauh Marc yang diapit PIC Roy Tumbal mengatakan, kami sangat bersyukur bahwa di tahun pertama sejak operasional kami di 2025, dedikasi tim kami langsung diapresiasi dengan menerima penghargaan sebagai Dapur Terbaik se-Sulawesi Utara.
Bukan hanya itu saja, untuk memastikan operasional berjalan profesional dan menyajikan makanan yang higienis, kami didukung oleh sebuah tim yang solid.
“Di dapur ini, kami memiliki struktur lengkap mulai dari saya sebagaj Penanggung Jawab Dapur, Kepala SPPG, Ahli Gizi tersertifikasi yang menyusun menu, juru masak (chef dan cook) terlatih, tim akuntan, hingga pengawas lapangan serta tenaga pendukung operasional yang totalnya berjumlah 47 orang.” ungkap Tumbel.
Selain itu katanya, sejak dapur ini awal berdiri, komitmen kami bukan hanya memberikan gizi terbaik untuk anak-anak, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal. Bahkan sebagian besar tenaga kerja pendukung, mulai dari asisten juru masak, kru kebersihan dapur, hingga tim distribusi yang mengantarkan makanan ke sekolah- sekolah, kami rekrut langsung dari warga di sekitar kawasan Paal Dua.
“Kami ingin warga lokal menjadi bagian langsung dari kesuksesan dari program Nasional ini.”tukasnya.
Diapun menambahkan, dapur (SPPG) ini mampu menaikkan perputaran ekonomi di kawasan ini. Bahkan sangat berdampak dengan kehadiran (SPPG) Paal Dua ini, dapat memicu multiplier effect (efek domino) terhadap ekonomi lokal.
“Pertama, dari sisi penyerapan lapangan kerja untuk warga sekitar. Kedua, untuk memenuhi kebutuhan bahan baku dapur skala besar setiap harinya seperti beras, telur, sayur, dan daging kami selalu memprioritaskan pasokan dari petani, peternak, dan pasar lokal di wilayah Manado.” tuturnya.
Selain itu katanya, jadi, uang negara yang disalurkan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini benar-benar berputar dan menghidupkan warung, pasar, serta (UMKM) yang ada di kawasan ini.” tegasnya.
Sekedar referensi , Dapur SPPG Pal2 milik Yayasan Restu Bunda Emi, yang ada di Kota Manado merupakan salah satu dapur terbaik di Sulawesi Utara bahkan Indonesia Timur dari sisi kebersihan serta pemberian menu bergizi bagi anak-anak generasi emas ditahun 2045 .
(Rogam)













