NPM, Manado – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr Denny Mangala MSi mewakili Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus SE, membuka pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Sulawesi Utara di SMA Negeri 7 Manado, Senin (26/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Mangala membacakan sambutan Gubernur yang menekankan pentingnya TKA sebagai instrumen evaluasi untuk mengukur capaian akademik peserta didik secara objektif, transparan, dan terstandar secara nasional.
Menurut Gubernur, hasil TKA tidak hanya menjadi bahan evaluasi kemampuan akademik siswa, tetapi juga dapat dimanfaatkan pemerintah daerah untuk memetakan tantangan pembelajaran dan merumuskan kebijakan peningkatan mutu pendidikan.
Gubernur turut menyoroti hasil TKA 2025 yang menunjukkan bahwa capaian Sulawesi Utara pada tiga mata pelajaran utama masih berada di bawah rata-rata nasional.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam sambutan, nilai Bahasa Indonesia Sulawesi Utara tercatat 50,47, sedangkan rata-rata nasional mencapai 55,38. Pada mata pelajaran Matematika, Sulawesi Utara memperoleh nilai 33,73, dibandingkan rata-rata nasional 36,10. Sementara itu, nilai Bahasa Inggris mencapai 23,24, sedangkan rata-rata nasional sebesar 24,93.
Capaian tersebut menjadi bahan refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus memperbaiki kualitas pembelajaran.
Karena itu, Gubernur meminta jajaran Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru memanfaatkan hasil TKA sebagai dasar untuk memperkuat kompetensi tenaga pendidik, memperbaiki strategi pembelajaran, serta memberikan pendampingan yang tepat kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan perhatian khusus.
Kepada para peserta TKA jenjang SMA, SMK, dan SLB, Gubernur berpesan agar mengikuti tes dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi kejujuran, dan mengerjakan setiap soal dengan sungguh-sungguh. Para siswa diharapkan mampu menunjukkan potensi terbaik sebagai generasi muda Sulawesi Utara yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Selain menyoroti peningkatan mutu pendidikan, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 7 Manado atas inovasi pengolahan sisa makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi berbagai produk bermanfaat, seperti cairan ekoenzim, sabun cair, sabun padat, dan pupuk kompos.
Inovasi tersebut dinilai sebagai contoh pembelajaran kontekstual yang memadukan pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan. Praktik ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengembangkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis dan kesadaran lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Denny Mangala secara resmi membuka pelaksanaan TKA Tahun 2026 jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Sulawesi Utara. Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula perilisan token TKA 2026 bagi sekolah-sekolah peserta.
Kegiatan ini dihadiri Koordinator Tim Ahli Gubernur Drs Ferdinand E M Mewengkang MM, Tim Ahli Gubernur Prof Dr Ir Grevo S Gerungan MSc, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulawesi Utara Drs Jahja P Rondonuwu MSi, Kepala BPMP Sulawesi Utara Febry H J Dien ST M.Int.Tech. (MAN), Kepala BGTK Sulawesi Utara Arianto Batara SP MPd serta Plh Sekretaris Dinas Pendidikan Daerah Sulawesi Utara Bravo Turangan ST M.Kom.
Turut hadir para kepala bidang, Kepala UPTD BTIKP, kepala cabang dinas pendidikan daerah se-Sulawesi Utara, serta Kepala SMA Negeri 7 Manado Dr Willem Hanny Rawung SS M.Hum, bersama tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Para kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sulawesi Utara mengikuti kegiatan tersebut secara daring. (dio)













