Prioritaskan 3K , Ketua Sinode (GMAHK) Pendeta Ronald Rantung Mmin, Menjadi Pelayan Dalam Menyelesaikan Persoalan di Daerah Misi Nusa Utara

NPM,TALAUD- Kinerja dari para Hamba Hamba Tuhan yang ada di UNI Conference Indonesia Kawasan Timur dan para hamba hamba Tuhan serta seluruh pengerja, Ketua Jemaat dan kaum awam di Kabupaten Talaud atau yang lebih keren disebut Bumi Porodisa patut diapresiasi.


Apa pasal ? itu dikarenakan mukjizat TUHAN telah bekerja untuk mengerakan hati para hamba Tuhan yang ada di Wilayah pelayanan tersebut.
Data dilapangan menyebutkan , Ketua Sinode Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) UNI Conference Kawasan Timur Indonesia Pdt Ronald Adrie Rantung Mmin, dipakai secara dahsyat dalam pelayanan di Bumi Porodisa.


Pun bersama Ketua (GMAHK) Daerah Misi Nusa Utara Pr. Hartje Sandil dan hamba- hamba Tuhan lainnya, serta anggota gereja, sehingga bisa dipercaya oleh Pengurus dan Anggota (GMAHK) Reformasi Indonesia (GMAHK RI).
Menurut Sekretaris (GMAHK-RI) Roger Laluas, airmata kami jatuh bercucuran tatkala semua hadir beribadah di Kabupaten Talaud. Dimana (GMAHK- RI) kini telah bergabung kembali ke (GMAHK) Daerah Misi Nusa Utara (DMNT) sehingga telah terjadi rekonsiliasi besar besaran pada Jumat (17/4)/2026.

” Papan (GMAHK-RI) telah diturunkan di Kantor DMT yang direncanakan menjadi Daerah Misi Talaud,” ucap Roger.
Selain itu katanya, Bumi Porodisa bergetar bahkan kemuliaan Tuhan dinyatakan ditengah tengah seluruh umat GMAHK di Bumi Porodisa.
Sementara itu Ketua (GMAHK-RI) Jekmon Amisi diapit Bendahara Rudini Ambuliling Laluas menyatakan, tugas mereka dalam pelayanan sudah selesai dan (GMAHK-RI) sudah tidak ada lagi,” ungkap mereka.
Sekedar referensi pada bulan Maret tahun 2022, panitia pemekaran di Kabupaten Talaud bersatu untuk menjadikan Daerah Misi Talaud dengan menyerahkan Proposal Pemekaran ke (GMAHK- UKIKT).

Bahkan meskipun tidak sesuai dengan diharapkan akhirnya bersama sama mereka memutuskan untuk berdiri sendiri, dan semua bersepakat pada tanggal 2 Maret tahun 2023 mendeklarasikan (GMAHK- RI).

Alhasil pada bulan Januari tahun 2026 melalui Pendeta Hartje Sandil bersama Pendeta Brussi Soriton dan Pendeta. W. Wukala mereka bertemu di kantor (GMAHK- RI) bersama dengan umat DMT.
Namun Roh Kudus Tuhan terus bekerja dan akhirnya puncaknya pada tanggal 17 – 18 April Tahun 2026 telah terjadi sejarah besar. Dimana semua umat menyatuh saling baku baku sayang dan baku baku bae bahkan berjalan bersama untuk saling terbuka demi taat serta memuliakan nama TUHAN.
“Puji Tuhan, telah terjadi pemulihan di Bumi Porodisa “Kepulauan Talaud” ketika umat-umat Tuhan bersatu kembali, Terima Kasih Ketua Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur Pdt Ronald Rantung Mmin yang sudah memimpin jalannya proses rekonsiliasi ini serta pimpinan Daerah Misi Nusa Utara Pdt Harce Sandil dan tim dari Daerah bahkan terima kasih juga Brother Roger Laluas sahabat terbaik, yang bekerja keras untuk misi yang mulia ini,” tulis Pendeta Doringin.
Sementara itu Ketua Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) UNI Indonesia Kawasan Timur Pdt Ronald Rantung Mmin, saat dimintai keterangan mengatakan, semua ini berkat kasih karunia TUHAN sehingga kita bisa menyelesaikan semua persoalan yang ada di Wilayah Daerah Misi Nusa Utara.
Bukan hanya itu saja,
Kebersamaan, Keterbukaan, dan Ketaatan (3K) adalah pilar penting untuk membangun kekuatan, persatuan, dan keberhasilan dalam organisasi maupun kehidupan sosial.
“Ketaatan memastikan keteraturan dan kunci kemenangan, keterbukaan membangun kepercayaan, sementara kebersamaan memupuk solidaritas dan persatuan antar sesama.” ungkap Ronald.
Selain itu katanya , Kebersamaan dalam pelayanan lebih menekankan pentingnya solidaritas, kerja sama, dan persatuan. “Kebersamaan bukan sekadar hadir secara fisik, melainkan keterlibatan emosional dan pola pikir yang melibatkan orang lain.” tukasnya.
Selain itu katanya, keterbukaan adalah menciptakan komunikasi yang jujur dan transparan antar sesama kita sebagai rekan sepelayanan dan Anggota Gereja. Dan hal ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan dan mempermudah penyelesaian masalah. Sedangkan ketaatan adalah menjadi kunci utama dalam mencapai keberhasilan dan menciptakan keteraturan terutama pada nilai-nilai kebenaran atau aturan yang disepakati, adalah asas dari kebersamaan yang kokoh.

“Semangat 3K menjadi landasan kita bersama untuk mempererat persatuan dan kesatuan serta meningkatkan pelayanan dan profesionalisme pelayanan pekabaran TUHAN.” pungkas Rantung, mantan Ketua Daerah Conference Manado dan Provinsi Maluku Utara ini.

(Ronald Gampu/Rogam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *