NPM, Manado – Duta Manado, Elfrido Tarima dan utusan Minahasa Tenggara, Militya Manopo berhasil menyisihkan puluhan saingannya untuk menyandang gelar prestisius, Nyong dan Noni Kabudayaan Sulut 2026.
Dalam gemerlap malam final yang menghebohkan altar Ruang Mapalus, Kantor Gubernur, Selasa (12/5) malam, Elfrido dan Militya yang tampil anggun dibalut busana pakaian khas daerah Sulut mampu menorehkan nilai tertinggi dari 19 finalis lainnya untuk dinobatkan sebagai kampiun.
Keduanya mampu melewati ketatnya persaingan.
Mulai dari penilaian performa penampilan fisik, dan busana adat semata, tetapi juga kemampuan berbicara mengenai isu pelestarian budaya dan tantangan modernisasi yang mengancam warisan leluhur.
Dewan juri yang dipimpin Pembina NNKS, Conny Waleleng, MTh memberikan penilaian konprehensif untuk memastikan pemenang masing-masing mewakili spirit generasi muda pelestari budaya yang mampu menunjukkan eksistensinya di tengah-tengah masyarakat.
Sementara itu, Paulus Tomporundeng dari Minahasa menyabet Wakil I Nyong Kebudayaan Sulut. Hanoko Kolanus kembali mengangkat pamor Minahasa Tenggara dengan meraih Wakil I Noni Kebudayaan Sulut.
Sedangkan Wakil II Nyong dan Noni Kebudayaan Sulut diraih Rizky Rifai (Manado) dan Mikha Sinaulan (Kabupaten Minahasa).
Ketua Dewan Juri, Conny Waleleng menjelaskan, kriteria prioritas yang membawa Elfrido dan Militya meraih gelar Nyong dan Noni Kebudayaan Sulut 2026 adalah peran strategis dan terbukti berkopenten.
Mereka diharapkan aktif dalam berbagai kegiatan pelestarian budaya.
Seperti promosi wisata budaya, penguatan bahasa daerah dan kolaborasi dengan komunitas adat.
“Ini adalah panggilan untuk bertanggungjawab atas warisan leluhur kita,” pesan Conny Waleleng.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Corry Angelica Waleleng mengungkapkan rasa syukurnya atas kesuksesan seluruh rangkaian acara.
Pemilihan NNKS 2026 berjalan lancar dan sukses berkat dukungan moril dan materiil dari berbagai pihak, termasuk sponsor, pemerintah daerah dan sejak awal audisi kabupaten kota.
“Ini menjadi momentum untuk memperkuat NNKS sebagai wadah utama generasi mudah,” ujar putri tercinta Ketua Umum KONI Sulut, Brigjen TNI (Purn) Bonifacius Jerry Waleleng itu.
PARADE JUARA
Nyong Kebudayaan Sulut 2026
Elfrido Tarima (Kota Manado)
Noni Kebudayaan Sulut 2026
Militya Manaopo (Kab.Minahasa Tenggara)
Wakil I Nyong Kebudayaan Sulut 2026
Paulus Toporundeng (Kab. Minahasa)
Wakil I Noni Kebudayaan Sulut 2026
Hanako Kolanus (Kab. Minahasa Tenggara)
Wakil II Nyong Kebudayaan Sulut 2026
Rizki Rifai (Kota Manado)
Wakil II Noni Kebudayaan Sulut 2026
Mikha Sinaulan (Kab. Minahasa)
Harapan I Nyong Kebudayaan Sulut 2026
Reinhard Muaja (Kota Manado)
Harapan I Noni Kebudayaan Sulut 2026
Novia Lumataw (Kab. Bolaang Mongondow)
Harapan II Nyong Kebudayaan Sulut 2026
Christianli Dotulung (Kab. Minahasa Utara)
Harapan II Noni Kebudayaan Sulut 2026
Natalia Moningkey (Kab. Minahasa)
Harapan III Nyong Kebudayaan Sulut 2026
Ryandhika Tawan (Kota Manado)
Harapan III Noni Kebudayaan Sulut 2026
Chesysia Niklas (Kota Bitung)
Favorit Nyong Kebudayaan Sulut 2026
Ferly Wongkaren (Kab. Minahasa Utara)
Favorit Noni Kebudayaan Sulut 2026
Chesysia Niklas (Kota Bitung)
Intelegenci Nyong Kebudayaan Sulut 2026
Grando Karalo, SH (Kab. Minahasa Tenggara)
Intelegenci Noni Kebudayaan Sulut 2026
Novia Lumataw (Kab. Bolaang Mongondow)
Berbakat Nyong Kebudayaan Sulut 2026
Paulus Toporundeng (Kab. Minahasa)
Berbakat Noni Kebudayaan Sulut 2026
Mikha Ruoh (Kota Kotamobagu)
Persahabatan Nyong Kebudayaan Sulut 2026
Tesar Prayuda Derek (Kota Kotamobagu)
Persahabatan Noni Kebudayaan Sulut 2026
Julistia Umboh (Kab. Minahasa Selatan)
Photogenic Nyong Kebudayaan Sulut 2026
Zhacklee Musak (Kab. Minahasa)
Photogenic Noni Kebudayaan Sulut 2025
Felicita Alexander (Kab. Minahasa Utara)
Kreasi Batik Nyong Kebudayaan Sulut 2026
Ryandhika Tawan (Kota Manado)
Kreasi Batik Noni Kebudayaan Sulut 2026
Julistia Umboh (Kab. Minahasa Selatan). (don)













