Resmi Dekan Fapet Unsrat, Dr. Stanly Lombogia Buka Peluang Kerjasama dengan Industri

NPM, Manado – Perguruan tinggi kenamaan Sulut, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus memperkuat tata kelola akademik dan organisasi.

Dr. Stanly Oktavianus Bryneer Lombogia, S.Pt, M.Si resmi dilantik sebagai Dekan Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi.

Usai dilantik, ia menegaskan siap membuka peluang kerjasama dengan perusahaan dan universitas lain untuk kemajuan Fapet.

Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, M.Eng. IPU. ASEAN Eng memimpin langsung pelantikan sejumlah pejabat akademik di Gedung Rektorat, Selasa 7 Juli 2026.

Pejabat yang dilantik antara lain Dr. Stanly Oktavianus Bryneer Lombogia, S.Pt, M.Si sebagai Dekan Fakultas Peternakan, Prof. Dr. Ir. John Socrates Kekenusa, MS sebagai Sekretaris Senat Unsrat, Anggota Senat Unsrat, dan Anggota Senat Fakultas Peternakan.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Unsrat dalam menjaga keberlangsungan roda organisasi, meningkatkan kualitas tata kelola, dan mendukung visi universitas sebagai kampus unggul di kawasan timur Indonesia.

Rektor berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi untuk memajukan Unsrat serta memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan dan masyarakat.

Dengan kepemimpinan baru di Fakultas Peternakan dan penguatan struktur Senat, Unsrat optimis dapat terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Usai dilantik, Dekan Fapet Dr. Stanly Lombogia siap melanjutkan program kerja yang tengah berjalan.

“Ada visi misi untuk membangun Fakultas Peternakan, tapi yang utama jumlah mahasiswa,” kata Stanly.

Ia juga menekankan pentingnya meyakinkan orang tua mahasiswa dengan program unggulan.

“Bagaimana meyakinkan orang tua mahasiswa, di mana kami ada program magang sebelum lulus dan bisa diterima kerja,” tuturnya.

Lebih lanjut, Dr. Stanly membuka peluang kerjasama seluas-luasnya.

“Fapet membuka peluang kerja sama dengan universitas lain serta perusahaan. Jadi kami membuka peluang bagi perusahaan sebagai laboratorium Fapet,” tuntasnya. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *