NPM, Ratahan – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra) segera memberangkatkan tenaga kerja ke Jepang setelah dinyatakan lulus dalam Pelatihan Specified Skilled Worker (SSW).

Dua Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), yakni Edwel Elvis Logor dan Sintia Sinta Gosal, kini selangkah lagi menuju keberangkatan setelah resmi menandatangani kontrak kerja dengan perusahaan di Jepang.
Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Minahasa Tenggara, Sarah Kindangen, menjelaskan bahwa program pengiriman tenaga kerja ke Jepang merupakan salah satu program unggulan Bupati Ronald Kandoli bersama Wakil Bupati Fredy Tuda.
“Program ini bertujuan menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di luar negeri, khususnya Jepang. Seluruh proses hingga keberangkatan dibiayai oleh pemerintah daerah,” ujar Kindangen.
Ia menambahkan, dua CPMI yang telah lulus pelatihan SSW kini tinggal menunggu tahapan akhir sebelum diberangkatkan.
Keduanya telah diterima oleh perusahaan di Jepang melalui proses “Mensetsu” (wawancara kerja), sementara peserta lainnya masih menunggu tahapan serupa serta proses “Kaiwa” (uji kemampuan komunikasi bahasa Jepang).
Saat ini, Edwel Elvis Logor dan Sintia Sinta Gosal tengah menjalani proses pengajuan Certificate of Eligibility (CoE) oleh pihak perusahaan ke Imigrasi Jepang.
Pengiriman berkas dijadwalkan pada 27 April 2026, dengan estimasi penerbitan CoE berlangsung sekitar dua hingga empat bulan, tergantung proses di pihak imigrasi.
Setelah CoE diterbitkan, tahapan selanjutnya meliputi pengurusan EKTKLN, pengambilan visa, hingga keberangkatan ke Jepang.
Program ini diharapkan menjadi peluang besar bagi generasi muda di Minahasa Tenggara untuk meningkatkan keterampilan, memperoleh pengalaman kerja internasional, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ketenagakerjaan. (Buds)













