Sulut Raih Predikat Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI 2025

NPM, Manado – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik kembali mendapat pengakuan.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE menerima langsung hasil penilaian Ombudsman Republik Indonesia yang diserahkan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Utara, Meilany F. Limpar SH MSi, Selasa (19/052026) di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado.

Momen penyerahan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan Ombudsman dalam memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Berdasarkan hasil penilaian Ombudsman RI Tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berhasil meraih nilai akhir 84,18 dengan kategori kualitas pelayanan “Baik”.

Bahkan, Ombudsman RI memberikan opini “Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi”, sebuah capaian yang menjadi simbol meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pelayanan publik di Sulawesi Utara.

Beberapa perangkat daerah yang menjadi objek penilaian juga mencatat hasil membanggakan, di antaranya RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara dengan nilai 86,09, Dinas Pendidikan 83,93, dan Dinas Sosial 82,52.

Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah yang terus berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus mendorong perubahan budaya birokrasi agar semakin responsif dan humanis.

Pelayanan publik tidak hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah bagi rakyat.

Kepercayaan masyarakat adalah kehormatan yang harus dijaga dengan kerja nyata.

Ini menjadi semangat yang terus dibangun dalam pemerintahan saat ini.

Bagi masyarakat Sulawesi Utara, penghargaan dan penilaian positif dari Ombudsman RI ini bukan sekadar angka di atas kertas.

Ini adalah harapan bahwa pemerintah terus bergerak memperbaiki diri, mendengar keluhan rakyat, dan menghadirkan pelayanan yang lebih manusiawi.

Di tengah berbagai tantangan, capaian ini menjadi pesan bahwa pelayanan publik di Sulawesi Utara sedang bergerak menuju arah yang lebih baik  lebih terbuka, lebih peduli, dan lebih dekat dengan masyarakat. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *