NPM, Manado – Sebanyak 436 peserta didik baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMKN 3 Manado.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Join Entiman SS, didampingi Kepala SMKN 3 Manado Silvya A C Ransulangi SPd MM di Aula SMKN 3 Manado, Senin 13 Juli 2026.
MPLS merupakan program pengenalan lingkungan sekolah yang bertujuan membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan belajar, mengenal tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, memahami tata tertib serta budaya sekolah, sekaligus mempersiapkan diri mengikuti proses pembelajaran secara optimal.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Join Entiman SS, dalam sambutannya menegaskan bahwa MPLS menjadi tahapan penting dalam proses transisi peserta didik dari jenjang pendidikan sebelumnya menuju lingkungan sekolah yang baru. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus mengedepankan nilai edukatif, humanis, inklusif, serta bebas dari praktik perpeloncoan.
“Hari ini merupakan awal pelaksanaan MPLS sekaligus dimulainya aktivitas sekolah pada tahun ajaran baru. Kami berharap seluruh peserta didik mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang dipilih sehingga dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan memperoleh pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Ia mengatakan, Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara terus melakukan pembinaan terhadap seluruh SMK di bawah kewenangan pemerintah provinsi guna memastikan terwujudnya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan berkarakter.
Menurutnya, melalui MPLS peserta didik tidak hanya diperkenalkan pada lingkungan fisik dan fasilitas sekolah, tetapi juga diajak mengenal guru, tenaga kependidikan, budaya sekolah, serta menggali bakat, minat, dan potensi diri melalui pendekatan yang menghargai kondisi sosial dan emosional setiap siswa.
Join Entiman juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dengan orang tua atau wali murid sejak awal tahun ajaran. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung keberhasilan proses adaptasi peserta didik baru, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Sementara itu, Kepala SMKN 3 Manado Silvya A C Ransulangi SPd MM mengatakan MPLS dirancang untuk memberikan pengalaman pertama yang positif bagi seluruh peserta didik baru.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut siswa diharapkan mampu mengenal lingkungan sekolah secara menyeluruh, memahami tata tertib, membangun hubungan yang baik dengan guru dan teman, serta mengembangkan potensi sesuai bakat dan minat masing-masing.
“Pelaksanaan MPLS diharapkan menjadi proses pengenalan sekolah yang menyenangkan, edukatif, dan mampu membentuk karakter peserta didik. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan yang humanis serta bebas dari praktik perpeloncoan,” kata Silvya.
Ia menambahkan, SMKN 3 Manado terus memperkuat kolaborasi dengan orang tua sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi perkembangan peserta didik.
Melalui pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, SMKN 3 Manado menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berkarakter sehingga mampu mendukung pengembangan kompetensi serta potensi peserta didik sejak hari pertama memasuki dunia sekolah. (dio)













