Jeane Barantian, Kadis Pariwisata Minut Miliki Segudang Inovasi

NPM,MANADO, Nama Jeane Barantian SE, yang dilantik oleh Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, sebagai Kepala Dinas Pariwisata di Kabupaten Minahasa Utara bahkan di Provinsi Sulawesi Utara sudah tak perlu diragukan lagi.
Apa pasal ? wanita low profile dengan segudang pengalaman sebagai (ASN) ini jangan dipandang sebelah mata. Itu dikarenakan , sejak dilantik kemarin, Srikandi yang pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pengawasan Dinas Pariwisata di Pemkot Manado mulai melakukan berbagai inovasi pada sektor pariwisata di Kabupaten Minahasa Utara.
Bukan hanya itu saja,
sektor pariwisata di Minahasa Utara resmi memasuki babak baru tatkala Jeane Barantian SE, dipercayakan untuk memimpin instansi tersebut.
Tanpa embel-embel wanita yang pernah menjabat sebagai Kabag Umum di Pemkab Minut ini langsung tancap gas untuk menyelaraskan semua program kerja dengan mengacuh pada visi dan misi Pemerintah Daerah.

Bukan hanya itu saja , iapun melihat semua potensi besar yang tersimpan di Daerah ini mulai dari eksotisme alam hingga kekayaan budaya dan desa wisata di Kabupaten Minahasa Utara akan ia kembangkan . Apalagi Kabupaten Minahasa Utara menyimpan berbagai potensi sumber daya alam wisata yang sangat memukau.
” Kami sudah diberikan tanggung jawab untuk mengolah semua potensi ini sambil berinovasi agar sumber daya alam pariwisata serta sumber daya manusia akan berkembang,” ungkap Jeane.
Saat disinggung apa yang akan ia lakukan setelah diangkat oleh Bupati sebagai Kepala Dinas Pariwisata di Kabupaten Minahasa Utara ? dengan pongahnya iapun mengungkapkan bahwa
​salah satu terobosan jitu yang akan menjadi fokus utama kami adalah penguatan promosi berbasis digital. Sebab di era teknologi saat ini, pengunaan media digital adalah prioritas utama agar destinasi wisata lokal mampu mancanegara akan mampu bersaing di level Nasional maupun Internasional.

” Saya ingin memajukan pariwisata , dan itu bukan hanya kerja satu orang saja tapi perlu sinergi antara tiga pilar utama, yakni, Pemerintah Sebagai regulator dan penyedia infrastruktur, Pelaku Usaha, Sebagai penggerak industri dan layanan, dan Masyarakat Sebagai tuan rumah sekaligus penerima manfaat ekonomi langsung.

​”Perlu diingat keterlibatan semua pihak adalah kunci utama dan kami akan bekerja sebagai tim, memperkuat koordinasi internal, dan merangkul masyarakat lokal agar pariwisata ini benar-benar membawa dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sekedar referensi, Kabupaten Minahasa Utara menyimpan segudang potensi pariwisata yang sangat luar biasa, yang berpusat pada (KEK) Likupang sebagai destinasi super prioritas. Dan keunggulannya meliputi wisata bahari (Pantai Paal, Pulau Lihaga, Pulau Nain), wisata alam (Gunung Klabat, Hutan Mangrove Budo), serta seni budaya Minahasa (Kolintang, Tari Kabasaran). Apalagi, sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Minahasa Utara sangat menunjang akan semua sektor pariwisata tersebut.

 

(ROGAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *