Mengenang Paulus Pitoy Kepel, Dari Sekwilda Sulut hingga Pejabat Bupati Gorontalo

Paulus Pitoy Kepel dan Femmy Rumampuk, Pasangan Birokrat Tonsea. (dok)

NPM, Manado – Paulus Pitoy Kepel (17/3/1936 – 29/11/2018) adalah birokrat Tonsea yang kariernya membentang dari dosen IKIP hingga Sekprov Sulut.

Namanya hidup lewat karya dan anak-anaknya yang kini jadi tokoh di Sulut.

Paulus tercatat sebagai birokrat handal yang mewarnai sejarah Provinsi Sulawesi Utara.

Lahir di Desa Kaima, 17 Maret 1936. Pria asal Tonsea ini menikah dengan Femmy Rumampuk.

Dari pernikahan itu lahir 5 anak yang kini jadi tokoh:

1. Prof Dr.Ir Rene Charles Kepel, DEA – Dosen Unsrat
2. Dr.dr Billy Jonson Kepel, M.Med.Sc – Dekan FK Unsrat
3. Steve Andries Kepel, ST.M.Si – Mantan Sekprov Sulut
4. Filma Paula Pingkan Kepel, SE.M.Si – Sekretaris Dispenda Sulut
5. Terry Louse Kepel, S.Pi.M.Sc

Pendidikan dimulai 1948 di SR Negeri Treman Tonsea, lanjut Sarjana Pendidikan IKIP Negeri Manado.

Karier dimulai 1 Oktober 1962 sebagai Dosen IKIP Manado.

Rekam Jejak Birokrasi Orde Baru – Reformasi
Om Pitoy dikenal tokoh masyarakat yang merakyat.

– 1978: Dilantik Gubernur H.V Worang jadi Sekretaris Wilayah Daerah/Sekprov Sulut
– 1984: Ketua BKPM Sulut
– 1988: Pembantu Gubernur Wilayah II Bolaang Mongondow & Gorontalo
– 1989: Pejabat Bupati Kabupaten Gorontalo
– 1993-1997: Ketua KORPRI Provinsi Sulut
– 1997-1999: Anggota DPRD Sulut

Ia juga Ketua Badan Pembentukan Kabupaten Minahasa Utara, aktif di bidang keagamaan, dan penulis bahasa daerah Tonsea.

Paulus Pitoy Kepel meninggal Kamis, 29 November 2018 di Manado. Warisan kepemimpinan dan pengabdiannya diteruskan keluarga. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *