Jangan Biarkan Presiden Prabowo Subianto, Sendirian Bersihkan Oligarki

 

Oleh: Jim Robert Tindi

NPM,MANADO- Bangsa ini sudah terlalu lama disandera. Bukan oleh penjajah asing, tapi oleh segelintir orang yang menguasai hajat hidup orang banyak. Mereka bernama oligarki.

Mereka ada di balik tambang yang mengeruk bumi Papua sampai Morowali. Mereka ada di balik impor pangan yang mematikan petani kita. Mereka ada di balik mafia tanah, mafia BBM, mafia pelabuhan. Selama puluhan tahun mereka kebal hukum, karena mereka punya uang, punya media, punya orang di setiap sudut kekuasaan.

Hari ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah reformasi, kita punya Presiden yang berani melawan mereka. Presiden Prabowo Subianto.

Lihat apa yang beliau lakukan dalam setahun ini. Beliau sikat tambang ilegal. Beliau tutup keran impor yang merugikan rakyat. Beliau perintahkan TNI-Polri jaga kekayaan negara. Beliau tidak takut menyebut kata “serakahnomics” di depan mereka yang serakah. Beliau katakan ; kekayaan Indonesia harus untuk rakyat Indonesia, bukan untuk segelintir orang.

Itu bukan pidato kosong. Itu deklarasi perang terhadap oligarki.

Tapi kita harus jujur, Perang ini tidak akan dimenangkan Prabowo sendirian. Oligarki itu licik. Dan ketika mereka tidak bisa melawan di depan, mereka menyerang dari belakang. Mereka biayai buzzer untuk membelah kita. Mereka pakai isu agama, isu suku, isu SARA untuk membuat rakyat curiga pada Presidennya sendiri. Mereka ingin kita sibuk bertengkar, sementara mereka terus menghisap darah bangsa ini.

Inilah saatnya rakyat berdiri, jangan biarkan Presiden Prabowo Subianto sendirian. Jangan biarkan beliau berjuang di istana, sementara kita diam di kampung-kampung.

Tugas kita sangat jelas ;

1. Kawal setiap kebijakan pro-rakyat. Ketika pemerintah sita aset koruptor, kita dukung. Ketika pemerintah tutup tambang ilegal, kita jaga.

2. Bersuara, jangan takut bersuara. Oligarki hanya kuat kalau rakyat takut. Kalau 280 juta rakyat Indonesia bersatu mengatakan “Cukup!”, tidak ada oligarki yang bisa bertahan.

3. Bersatu. Ini yang paling mereka takuti. Mereka ingin Indonesia pecah. Jawa vs luar Jawa. Islam vs Kristen. Militer vs sipil. Jangan terpancing. Perpecahan adalah oksigen bagi oligarki. Persatuan adalah racun bagi mereka.

Tuhan, jaga Indonesia kami. Jaga Presiden kami yang sedang membersihkan rumah besar ini.

Indonesia tidak boleh kalah oleh segelintir orang. Indonesia adalah milik kita semua. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.

Saatnya kita buktikan bahwa , Indonesia tidak untuk dijual, Indonesia untuk rakyat.

Jangan biarkan Prabowo sendirian. Ini perang kita bersama.

 

(Rogam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *