NPM, Manado – Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat strategis penguatan literasi dan numerasi guna meningkatkan capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta Rapor Pendidikan, bertempat di Aula SDM Dikda Sulut. Kamis (2/4/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, Dr Femmy J Suluh MSi.
Hadir Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sulut Arianto Batara SP MPd, Plh Kepala Bidang PSMA Jefry Umboh SPd MPd, Kepala Bidang GTK Dikda Sulut Bravo Turangan ST.
Hadir pula sejumlah pemangku kepentingan pendidikan diantaranya Ketua MKKS SMA dan SMK, koordinator pengawas sekolah, guru fasilitator literasi dan numerasi, kepala sekolah SMKN 1 Langowan dan kepala sekolah SMAS T2 Bitung serta para Ketua MGMP Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
Femmy Suluh menegaskan bahwa penguatan literasi dan numerasi harus diwujudkan melalui perubahan nyata dalam praktik pembelajaran di kelas.
“Peningkatan literasi dan numerasi tidak boleh hanya berhenti pada kegiatan administratif. Harus ada transformasi pembelajaran yang berdampak langsung kepada siswa,” ujar Femmy Suluh.
Ia juga menekankan bahwa Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) harus menjadi motor penggerak utama dalam peningkatan kompetensi guru.
“MGMP tidak boleh sekadar menjadi forum pertemuan, tetapi harus menjadi pusat pengembangan kompetensi guru yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran,” tegas Femmy.
Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis yang akan dilaksanakan secara terstruktur.
Mulai dari penyiapan tutor MGMP, pelatihan berbasis kebutuhan siswa, implementasi pembelajaran di kelas oleh guru, hingga penguatan supervisi oleh kepala sekolah dan pengawas.
Sementara itu, Kepala BGTK Sulut Arianto Batara SP MPd menyatakan dukungannya terhadap penguatan kompetensi guru melalui MGMP sebagai strategi utama peningkatan mutu pendidikan.
Ia menilai kolaborasi antar guru perlu terus diperkuat agar MGMP dapat menjadi ruang belajar bersama yang berkelanjutan.
“Melalui langkah ini, diharapkan terjadi peningkatan signifikan pada kemampuan literasi dan numerasi siswa yang berdampak pada hasil belajar dan mutu pendidikan secara keseluruhan,” kata Arianto Batara.
Kepala Bidang GTK Dikda Sulut, Bravo Turangan ST menambahkan pihaknya akan memastikan program yang telah disepakati dapat berjalan efektif di satuan pendidikan.
Menurutnya, penguatan peran guru menjadi kunci utama dalam keberhasilan peningkatan literasi dan numerasi siswa.
“Kami akan mendorong optimalisasi peran guru melalui pendampingan, pelatihan berkelanjutan, serta penguatan supervisi agar implementasi di kelas berjalan sesuai harapan,” ujar Bravo Turangan.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara guru, kepala sekolah, dan pengawas dalam mengawal pelaksanaan program tersebut di lapangan.
Rapat strategis ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan berbasis data dan kebutuhan nyata di lapangan. (dio)













