RAT Koperasi Perkebunan Mooat Prima Jaya Berhasil Memilih Pengurus Baru

Suasana Rapat Anggota Tahunan (RAT) Perkebunan Mooat Prima Jaya, Rabu 22 April 2026. (ist)

NPM, Tutuyan – Setelah sempat mengalami kevakuman, Koperasi Perkebunan Mooat Prima Jaya menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Rabu 22 April 2026.

Dalam RAT juga dirangkaikan dengan memilih pengurus yang baru.

Koperasi primer yang didirikan tahun 1999 ini sempat mengalami kevakuman setelah ketua yang lama almarhum Lexi Ngelo meninggal dunia dua tahun lalu.

Adapun pengurus yang baru terpilih memilih Noldi Ngelo secara aklamasi menggantikan ketua yang lama. Kemudian posisi Sekretaris dipercayakan kepada Willy Turang, pengurus lama yang masih dipertahankan, dan Bendahara dipegang oleh Datu Mokoagow.

RAT dibuka oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Modayag, Igo Sulistio mewakili pemerintah kecamatan Modayag. Sambutan Sekcam Modayag mengutarakan harapan besar Koperasi Perkebunan Mooat Prima Jaya dapat aktif kembali dan berjalan sesuai harapan bersama.

“Semoga ke depan koperasi ini tidak hanya terfokus pada kepentingan pengurus tetapi juga mengedepankan kesejahteraan anggota,” kata Igo Mokoginta.

Sementara Muhamad Damopolii mewakili Kepala Dinas Perindakop (Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Menengah, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menyebut selama ini pihaknya belum menerima laporan kegiatan dari koperasi sejak wafatnya ketua sebelumnya.

“Jujur, sejak ketua lama meninggal dunia, kami tidak pernah menerima laporan. Kami baru tahu hari ini pada kegiatan ini. Ini tentu patut diapresiasi sebagai inisiatif dari pengurus dan anggota untuk membangun kembali koperasi,” ungkapnya.

Ia mendorong mulai tahun ini, koperasi kembali aktif, tertib administrasi, serta rutin melaporkan kegiatan kepada dinas terkait.

Pejabat dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulut, Mirko Kambey yang turut hadir RAT koperasi tersebut mengaku bangga terselenggaranya RAT Koperasi Perkebunan Mooat Prima Jaya.

Ia juga menyarankan pengurus yang baru terpilih segera melakukan pembaruan data kelembagaan koperasi tersebut.

“Data kami masih data lama, bahkan kepengurusan masih tercatat sampai 2025 dengan ketua almarhum. Jadi kami sarankan segera lakukan update dan dilaporkan ke dinas kabupaten maupun dinas provinsi,” katanya.

RAT koperasi berlangsung secara musyawarah dan permufakatan sehingga menghasilkan kesepakatan bersama melalui mekanisme aklamasi.

Para anggota yang mayoritas pengurus lama bersama anggota sepakat menetapkan struktur kepengurusan baru sebagai langkah awal pembenahan organisasi.

RAT dihadiri oleh berbagai unsur mulai dari aparat keamanan seperti Babinsa Tahir Ali dan Bhabinkamtibmas F. Maleke, pemerintah desa Mooat, dan masyarakat setempat.

Diketahui Koperasi Perkebunan Mooat Prima Jaya memiliki nomor badan hukum pendirian 267/BH/KDK.18.3/V/1999 beralamatkan Desa Mooat, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara. (*/don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *