Bupati Bolmong Apresiasi Kolaborasi Pemerintah Desa dan PT JRBM Gelar Ramadhan Fest

Oplus_131072

NPM, BOLMONG– Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Yusra Alhabsyi secara resmi membuka langsung Bakan Ramadhan Fest dan Lomba Keagamaan yang berlangsung di lapangan olahraga Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Rabu 25 Februari 2026.

Bakan Ramadhan Fest yang akan berlangsung selama 16 hari kedepan ini, digelar PT JRBM berkolaborasi atau bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) dan Karang Taru Desa Bakan.

Dalam Momentum kebersamaan, hiburan dan penguatan ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Bakan Ramadhan Fest ini juga menghadirkan berbagai lomba keagamaan dengan total hadiah Rp 20 juta, seperti lomba ceramah kategori anak, lomba ceramah kategori remaja dan lomba baca Al-Qur’an kategori anak serta lomba Adzan kategori anak.

Kegiatan ini merupakan agenda khusus untuk memeriahkan bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan pemuda hingga masyarakat lingkar tambang.

Bupati Yusra Alhabsyi dalam sambutan menyampaikan apresiasi atas peran aktif perusahaan PT JRBM yang dinilai konsisten mendukung kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan Ramadhan, tetapi juga simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang religius, mandiri, dan berdaya saing,” kata Bupati.

Sementara itu, CSR Manajer PT JRBM, Muh Rudi Rumengan, menjelaskan bahwa Ramadan Fest dirancang sebagai ruang kolaborasi yang inklusif. Perusahaan menggandeng desa-desa lingkar tambang serta Karang Taruna untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bernuansa keagamaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat secara luas.

Menurut Rudi, salah satu fokus utama Ramadan Fest adalah pembinaan anak-anak dan remaja melalui berbagai lomba keagamaan. Kegiatan seperti lomba adzan, hafalan surah pendek, tilawah Al-Qur’an, dan ceramah keagamaan diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai religius serta membentuk karakter yang berakhlak.

Selain pembinaan spiritual, Ramadan Fest juga diarahkan sebagai wadah pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pelaku UMKM lokal diberikan kesempatan membuka lapak untuk memasarkan aneka produk kuliner Ramadan dan kerajinan, sehingga mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat selama bulan puasa.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Warga dari berbagai desa lingkar tambang memadati lokasi kegiatan, baik untuk mengikuti lomba keagamaan maupun berbelanja produk UMKM. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan pun terasa kental sepanjang rangkaian kegiatan. (Gry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *