Gubernur Yulius Selvanus: Konferensi PWI Sulut Momentum Menjaga Wibawa Pers

Sambutan Gubernur Sulut Yulius Selvanus yang dibacakan Kadis Kominfo, Zainudin Saleh Hilimi. (foto: donny/npm)

NPM, Manado – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara resmi menggelar Konferensi Provinsi untuk memilih Ketua PWI dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) masa bakti 2026-2031.

Ajang menentukan arah organisasi lima tahun ke depan ini berlangsung di Aula BKPSDM Manado, Selasa, 31 Maret 2026.

Acara ini dihadiri oleh delegasi, pemilik hak pilih, dan peninjau dari 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Sebelum membuka kegiatan, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menegaskan bahwa konferensi ini lebih dari sekadar suksesi kepemimpinan.

Gubernur menyoroti peran vital pers sebagai pilar demokrasi yang berfungsi sebagai kontrol sosial sekaligus jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Di tengah gempuran disinformasi, profesionalisme wartawan menjadi harga mati.

“Di sinilah peran wartawan PWI dituntut semakin profesional, menjunjung tinggi kode etik, serta menghadirkan informasi akurat di tengah maraknya hoaks,” kata Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Kadis Kominfo Sulut, Zainudin Saleh Hilimi.

Gubernur Yulius Selvanus menitipkan beberapa pesan krusial bagi pengurus dan anggota.

“Jadikan momentum ini sebagai ajang adu gagasan, bukan ajang perpecahan. Bangunlah komitmen bersama untuk memajukan organisasi, meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan anggota, serta memperkuat peran PWI dalam pembangunan daerah,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sangat terbuka untuk terus bersinergi dengan insan pers.

Pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan media yang kritis, konstruktif, dan bertanggung jawab.
Pers yang sehat akan melahirkan masyarakat yang cerdas, dan pada akhirnya akan mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan.

Gubernur juga mengajak seluruh insan pers di Sulawesi Utara terus menjaga independensi, integritas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Memberikan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga benar. Menjadi pencerah bagi masyarakat di tengah derasnya arus informasi yang belum tentu semuanya dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah berharap pemimpin yang terpilih nantinya adalah sosok terbaik yang mampu membawa PWI Sulawesi Utara menjadi organisasi yang lebih solid, berdaya saing dan independen.

Pers yang sehat akan melahirkan masyarakat yang cerdas.

“Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat peran pers dalam mendukung pembangunan Sulawesi Utara yang berkelanjutan,” demikian sambutan gubernur Yulius Selvanus.

Terpantau hadir, delegasi Forkopimda, utusan PWI Pusat diwakili Kabid Organisasi, Ketua PWI Sulut Dua Periode, Voucke Lontaan dan undangan lainnya. (don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *