Lulusan SMA Sulit Masuk Unsrat, Muliadi Paputungan Soroti Kinerja Dinas Pendidikan

Muliadi Paputungan

NPM, MANADO – Anggota Pansus LKPJ Gubernur Sulut Tahun 2025 Muliadi Paputungan menyoroti sulitnya lulusan SMA masuk ke Unsrat.

Menurut Muliadi, kebanyakan yang diterima di Unsrat dari luar daerah.

“Hampir rata-rata, yang diterima di Unsrat itu berasal dari provinsi lain. Terutama di fakultas favorit seperti kedokteran dan teknik,” katanya saat rapat pansus bersama SKPD, Selasa (14/4) di ruang paripurna.

Politisi PKB ini juga memertanyakan seperti apa sistim pengajaran di sekolah. Sehingga menyebabkan banyak siswa di Sulawesi Utara yang tidak berkualitas.

“Kurikulum yang diajarkan seperti apa sih, sehingga menyebabkan banyak siswa SMA kesulitan mendaftar di Unsrat,” tanya Muliadi.

Menjawab hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulut Femmy Suluh membantah hal tersebut.

Menurutnya, untuk tahun ini terjadi peningkatan jumlah siswa yang masuk melalui jalur prestasi di perguruan tinggi nasional maupun di Sulut.

“Dari data yang kami peroleh, terdapat 985 penerimaan mahasiswa baru, dengan jumlah terbesar di Unsrat,” ungkapnya.

Terkait kurikulum sudah mengalami beberapa kali perubahan, yaitu Kurikulum 2006 (KTSP – Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan), Kurikulum 2013 (Kurtilas) dan sekarang Kurikulum Merdeka.

“Kurikulum saat ini yang berfokus pada materi esensial, pembelajaran fleksibel, dan pengembangan karakter profil pelajar Pancasila,” terangnya. (rud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *